PAMEKASAN, Kamis (19/02) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menggelar pasar murah selama Ramadhan 1447 Hijriah secara bergiliran di 13 kecamatan sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Disperindag Kabupaten Pamekasan, Muharram, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meringankan beban warga sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang dan selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Kegiatan ini sebagai upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga murah pada bulan suci Ramadhan kali ini,” kata Muharram saat pembukaan pasar murah di Kecamatan Pamekasan.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok cenderung meningkat setiap Ramadhan karena konsumsi masyarakat naik.
“Karena itu, pasar murah Ramadhan ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengendalikan harga di pasaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga terjangkau, antara lain beras, minyak goreng, tepung, gula, serta berbagai produk makanan dan minuman dari perusahaan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Muharram menambahkan pelaksanaan pasar murah juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi wilayah.
“Perintah Pak Bupati, khusus kecamatan yang tingkat kemiskinannya tinggi, porsi pasar murahnya bisa ditambah tidak hanya satu lokasi, apalagi lokasinya luas seperti Kecamatan Proppo dan Kecamatan Batumarmar,” katanya.
Program pasar murah Ramadhan dimulai pada hari pertama Ramadhan di Kecamatan Pamekasan dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekda Kabupaten Pamekasan, Taufikurrachman.
Jadwal selanjutnya dilaksanakan secara bergiliran, yakni di Kecamatan Palengaan (23 Februari), Kecamatan Pakong (24 Februari), Kecamatan Batumarmar (25 Februari), dan Kecamatan Waru (26 Februari).
Memasuki Maret 2026, pasar murah digelar di Kecamatan Pademawu (3 Maret), Kecamatan Galis (4 Maret), Kecamatan Kadur (5 Maret), serta Kecamatan Tlanakan (9 Maret).
“Pada tanggal 10 Maret akan digelar di Kecamatan Pasean dan pada tanggal 11 Maret di Kecamatan Pegantenan,” kata Muharram.
Kegiatan kemudian berlanjut di Kecamatan Pasean (10 Maret), Kecamatan Pegantenan (11 Maret), Kecamatan Larangan (12 Maret), dan berakhir di Kecamatan Proppo pada 13 Maret 2026.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran selama periode Ramadhan.












