PAMEKASAN, Sabtu ( l10/10/2020) suaraindonesia-news.com – Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar malam grand final pemilihan putra-putri Batik 2020 di Mandhepah Agung Ronggosukowati. Jumat (9/10/2020) malam.
Pemilihan Putra-Puteri Batik 2020 tersebut, dilakukan sebagai salah satu langkah serius Pemkab Pamekasan dalam semangat mempromosikan Batik tulis Pamekasan go Internasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono, mewakili Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi awal Pemkab dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan salah potensi unggulan yakni batik tulis Pamekasan.
“Pemilihan Putra Putri Batik Pamekasan ini pada dasarnya adalah memilih Putra Putri Pamekasan yang berbakat, memiliki kapasitas kepribadian, intelektual, sosial dan spiritual,” Kata Sekeda.
Dalam potensi batik, Kabupaten Pamekasan pernah memecahkan rekor muri dengan kegiatan Super Batik.
“Atau seribu Perempuan Membatik, dengan panjang 1530 Meter, sesuai dengan tahun kelahiran Kabupaten Pamekasan, yakni 1530 M,” lanjut Totok.
Dengan hal tersebut, lanjut Totok, pelaksanaan pemilihan Putra putri Batik haruslah benar-benar menjadi ruang menempa diri dan mensukseskan wisata budaya serta potensi Batik sebagai identitas budaya yang berbasis ekonomi.
“Pemilihan Putra Putri Batik Pamekasan ini pada dasarnya adalah memilih Putra Putri Pamekasan yang berbakat, memiliki kapasitas kepribadian, intelektual, sosial dan spiritual,” katanya.
Dalam ajang pemilihan Putra-Putri Batik 2020 tersebut ditangani oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sebanyak 48 Putra dan 64 Putri menjadi kontestan dalam kegitan tersebut.
Lebih lanjut Totok menyampaikan, dengan pemilihan putra-putri Batik 2020 tersebut, ia berharap dapat melahirkan pemuda Pamekasan yang cerdas dan lebih mencintai kebudayaannya.
“Saya berharap, ekspresi, kreasi dan prestasi anak muda Pamekasan benar-benar diapresiasi dengan baik sehingga dapat melahirkan generasi cerdas, berjaya dan berbudaya,” ungkapnya.
Terpisah, Plt Kadisparbud Pamekasan, Nurul Widiastuti, mengatakan bahwa pemilihan putra-putri batik Pamekasan 2020 terbagi dalam beberapa tahapan, dengan harapan bisa mengedukasi para pemuda untuk mencintai kebudayaan.
Untuk seleksi pertama diikuti
Oleh 48 peserta putra dan 64 peserta putri.
“Harapannya agar nanti siapa saja pemenang bisa terus memberikan nilai manfaat dan mencintai kebudayaam kita,” terangnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda, OPD, Putra-Putri Batik Sampang 2020, Duta kampus Pamekasan, Kaceb 2019 Pamekasan. (Adv)
Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela












