Pemkab Pamekasan Bersama Bea Cukai Madura Edukasi Ketentuan Peraturan UU Bidang Cukai

oleh -153 views
Didit Hadi Makrufi dari Bea Cukai Madura saat menjadi pemateri di Balai Bungberuh

PAMEKASAN, Selasa (05/10/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (5/10/2021), bersama Bea Cukai Madura memberikan warga dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Kadur.

Edukasi bidang cukai tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang larangan rokok ilegal dan perbedaan pita rokok ilegal dan legal.

Selain itu pula, Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura juga mensosialisasikan pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau atau DBHCHT yang diperuntukkan untuk masyarakat pamekasan di bidang kesehatan, bantuan alat rajang tembakau dan bantuan langsung tunai bagi pekerja pabrik dan petani tembakau.

“Selain kami memberikan edukasi kepada masyarakat larangan rokok ilegal dan cara membedakan pita cukai rokok ilegal. Kami juga sosialisasikan pemanfaatan DBHCHT yang diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat dan untuk pembangunan Kawasan Industri hasil akau di Kecamatan Tlanakan,” kata Ach Zainollah, Sekretaris DPMD Pamekasan.

Sementara, pihak Bea Cukai Madura yang menjadi pemateri Didit Hadi Makrufi menyampaikan, pihaknya mengedukasi masyarakat tentang larangan mengkonsumsi maupun menjual rokok ilegal.

“Kami mengedukasi masyarakat tentang larangan rokok ilegal dan pemanfaatan pendapan dari cukai yang menjadi DBHCHT. itu semua nantinya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan kesehatan dan bantuan,” kata Didit Hadi Makrufi.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kadur untuk memerangi rokok ilegal, karena peran serta tokok Desa, tokoh masyarakat hingga anak muda sangat penting dan berpengaruh besar dalam pemberantasan rokok ilegal.

“Dengan penjelas tadi, saya harap masyarakat di tujuh Desa di Kecamatan Kadur untuk tidak terjerumus kedalam pelaku rokok ilegal. Karena barang tersebut jelas dilarang dan bagi yang kedapatan memproduksi akan diproses hukum,” terangnya.

Disisi lain, Camat Kadur Moh Yasin sangat mendukung kegiatan edukasi tentang peraturan bidang cukai pada masyarakat dengan tujuan masyarakat bisa memahami larangan dan perbedaan rokok ilegal dan legal.

“Kegiatan ini sangat positif untuk memerangi peredaran rokok ilegal di tingkat Desa khususnya di wilayah Kecamatan Kadur. Sehingga masyarakat bisa paham bahayanya rokok ilegal,” kata Moh Yasin, Camat Kadur.

Pihaknya mengajak masyarakat Kadur untuk bersama bersinergi antara pemerintah Desa hingga Kabupaten untuk sama-sama memerangi peredaran rokok ilegal. Sehingga kedepan peredaran rokok ilegal di Pamekasan bisa ditekan.(Adv).

Reporter : May
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan