Pemkab Nias Salurkan Benih Padi Kepada Petani, Berikut Arahan Bupati

oleh -34 views
Bupati Nias saat menyerahkan benih padi kepada para petani.

NIAS, Rabu (14/7/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bagikan bantuan benih padi sawah, benih lahan kering, pupuk serta obat-obatan kepada kelompok tani penerima manfaat di Kabupaten Nias bertempat di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Nias-Gido, Rabu (14/7).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nias, Fonaso Laoli dalam laporannya mengungkapkan rincian penerima bantuan.

“Penerima bantuan kegiatan intensifikasi padi sawah sebanyak 15 kelompok tani, penerima bantuan kegiatan penangkar benih padi sawah sebanyak 4 kelompok tani, yang masing-masing bersumber dari APBD Kabupaten Nias TA. 2021,” terang Fonaso Laoli.

Sedangkan penerima bantuan benih lahan kering sumber dana APBN seluas 700 Ha yang dikelola oleh Direktorat Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Tahun Anggaran 2021 sebanyak 52 kelompok tani yang menyebar di Kecamatan Botomuzoi seluas 40 Ha, Kecamatan Gido seluas 95 Ha, Kecamatan Bawolato seluas 433 Ha, dan Kecamatan Idanogawo seluas 132 Ha.

“Di Kabupaten Nias terdapat 10 komoditi unggulan yakni, padi sawah, jagung pipil, pisang kepok, durian, pinang, duku, kelapa, karet, cabai dan nanas,” ungkapnya.

Masih dikegiatan yang sama, Bupati Nias Ya’atulo Gulo mengatakan, pihaknya terus berupaya menangani dan mengatasi permasalahan yang dihadapi para petani.

“Salah satu wujud kepedulian Pemerintah di Tahun 2021 ini melalui program pengawasan penggunaan sarana pertanian kegiatan pengawasan penggunaan sarana pendukung pertanian sesuai dengan komoditas, teknologi dan spesifik lokasi dengan output kegiatan pengembangan intensifikasi padi sawah seluas 100 Ha dan penangkar benih padi sawah seluas 4 Ha,” tuturnya.

Lanjut Bupati Nias, APBD Kabupaten Nias meliputi benih padi sebanyak 2,6 ton, pupuk dan obat-obatan. Sedangkan sumber APBN berupa benih sebanyak 21 ton, pupuk sebanyak 70 ton, dan obat-obatan sebanyak 1.400 liter.

“Bila dikonversi ke nilai uang sebesar Rp. 255.805.570 (dua ratus lima puluh lima juta delapan ratus lima ribu lima ratus tujuh puluh rupiha),- dari APBD Kabupaten Nias. Sedangkan dari APBN senilai Rp. 982.000.000,- (Sembilan ratus delapan puluh dua juta rupiah),” jelas Bupati Nias.

Menurutnya, dengan pengembangan teknologi yang benar, produktivitas dan pendapatan para petani dapat meningkat dan sejahtera.

“Saya berharap kepada saudara-saudara penerima manfaat bantuan benih padi sawah, benih lahan kering, pupuk dan obat-obatan, manfaatkanlah sebaik-baiknya dalam kemajuan kelompok,” harapnya.

Bupati juga meminta agar dilakukan pertanaman secara serentak serta dapat meningkatkan luas tambah tanam persawahan sesuai petunjuk penyuluh pertanian lapangan disetiap wilayah masing-masing, jangan menjadi konflik internal kelompok, diatur penerimanya melalui kesepakatan dalam kelompok.

“Saya harapkan dengan bantuan benih unggul yang diterima hari ini target produksi bisa mencapai 6,5 – 7 ton/ha, dari capaian produksi padi sebelumnya yang hanya mencapai 3 – 4 ton/ha,” harapnya.

Reporter : Topan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *