Pemkab Jember Deklarasikan Dukungan Terhadap Langkah Presiden Jokowi Perangi Ormas Anti Pancasila

Bupati Jember menandatangani Piagam Deklarasi mendukung Presiden RI, Joko Widodo dalam menjaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Reporter : Guntur Rahmatullah

JEMBER, Jumat (2/6/2017) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus melakukan aksi dalam usaha menjaga keutuhan NKRI. Jika sebelumnya pada Kamis (1/6), Bupati Jember membuat program 1 TNI untuk 1 Sekolah, Dengan membentangkan kain putih mengelilingi Alun-alun Jember sepanjang 600 meter untuk ditandatangani oleh Masyarakat Jember guna dukungan untuk memerangi ormas anti pancasila serta Istighosah dalam menjaga keutuhan NKRI, maka hari ini (2/6), Bupati menyatakan deklarasi dukungan kepada Presiden Jokowi dalam memerangi organisasi masyarakat (ormas) yang anti pancasila.

Bertempat di Aula PB. Sudirman, Kantor Pemkab Jember, Bupati menyelenggarakan acara Sarasehan bertajuk “Saya Indonesia, Saya Pancasila” dengan mengundang Para Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Forkopimda, Para Tokoh Hukum, Para Tokoh Masyarakat, Para Organisasi Masyarakat, Para Organisasi Mahasiswa, dengan Keynote Speaker dari Dirjen Peraturan Perundangan Kemenkumham RI.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati, Drs. KH. A. Muqiet Arief, lalu dilanjutkan oleh pemberian materi pembahasan mengenai nilai-nilai Pancasila dan Keputusan Presiden Nomer 24 Tahun 2016 oleh Dirjen Peraturan Perundangan Kemenkumham RI, Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana.

Ekatjahjana menerangkan berbagai materi mengenai latar belakang dikeluarkannya Keputusan Presiden Nomer 24 Tahun 2016 oleh Presiden Joko Widodo, serta memberikan pemahaman terkait Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia.

Adapun poin-poin Presiden Joko Widodo mengeluarkan Kepres ini diantaranya pertama, menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila, kedua, Tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional, ketiga, Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

“Maka dari hal itu semua, diharapkan tidak ada lagi polemik dan perbedaan-perbedaan pandangan tentang sejarah lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara berikut perumusan sila-sila dalam berbagai Pembukaan Konstitusi atau Undang-undang Dasar yang pernah berlaku dan sedang berlaku di Indonesia”, ucap Ekatjahjana saat memberikan materi.

Bersamaan dengan kesempatan ini, Bupati Jember mendeklarasikan dukungan terhadap langkah Presiden Joko Widodo dalam memerangi ormas anti pancasila.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Ibu Bupati, dimana poin-poinnya tersebut diantaranya pertama mendukung sepenuhnya langkah tegas yang ditempuh oleh Presiden RI, Joko Widodo untuk menindak secara hukum, ormas-ormas apapun yang anti pancasila dan anti NKRI, kedua menyerukan kepada segenap komponen masyarakat Indonesia untuk mendukung penindakan Pemerintah RI yang dipimpin Presiden Joko Widodo dalam rangka menjaga Pancasila dan Kedaulatan NKRI termasuk kebijakan bubarkan ormas apapun yang nyata-nyata ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lainnya serta menolak NKRI dan menggantinya dengan konsep Transnational yang berorientasi meniadakan National State atau Negara Bangsa, ketiga mengajak kepada segenap masyarakat untuk selalu menjaga Pancasila dan NKRI mengingat Pancasila merupakan ideologi yang paling tepat dan teruji dari waktu ke waktu untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam suku, agama, ras dan golongan, keempat menolak dan mengecam segala bentuk pergerakan dan aksi terror yang mengatasnamakan agama apapun mengingat tidak ada agama apapun yang membenarkan aksi-aksi tersebut.

Usai membacakan deklarasi, Ibu Bupati mengajak seluruh undangan yang hadir untuk ikut menandatangi kain putih yang mengelilingi Alun-alun Jember sepanjang 600 meter guna mendukung langkah Presiden RI dalam mempersatukan Bangsa Indonesia.

Acara ini diakhiri dengan menyanyikan lagu, Saya Indonesia Saya Pancasila, ciptaan putri daerah bernama Traviata Bianca, siswi salah satu SMA di Kota Jember.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here