Pemkab Jember Dapat Tawaran Kerjasama dari PTRI Jenewa

Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Duta Besar Hasan Kleib berbincang dengan Bupati Jember, Faida. (Foto: Humas Pemkab Jember)

JENEWA, Rabu (19/6/2019) suaraindonesia-news.com – Usai menghadiri undangan PBB, Bupati Jember, Faida menghadiri undangan dari Kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa (PTRI Jenewa), Selasa (18/6/2019) sore. Bupati Faida ditemui langsung oleh Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Duta Besar Hasan Kleib di Kantor PTRI Jenewa.

Hasan Kleib mengungkapkan kekagumannya dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mewujudkan pemenuhan Hak Asasi Manunsia (HAM) di tingkat daerah.

“Saya jujur saja sangat impress dengan kemajuan yang dilakukan oleh kota Jember, khususnya dalam promosi dan proteksi HAM di tingkat lokal. Apapun yang dilakukan oleh internasional di sini di dewan HAM terkait dengan standar-standar internasional Alhamdulillah sudah mulai diterapkan di kota-kota di Indonesia termasuk Jember dan kami sangat mendukung program-program yang ramah HAM,” kata Hasan Kleib.

Berbagai kebijakan ramah HAM yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember, lanjut Hasan, diharapkan dapat ditiru oleh Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember mendapatkan tawaran kerjasama dari PTRI Jenewa. Hasan Kleib menawarkan kerjasama di bidang kesehatan dan kerjasama di bidang penanganan limbah.

“Ada banyak sekali peluang kerjasama antara organisasi internasional yang ada di Jenewa untuk kota Jember, seperti misalnya World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia yang memiliki berbagai program di bidang kesehatan yang bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Ada beberapa poin yang tadi dibicarakan oleh kami mengenai perlunya kerjasama bagaiaman penanganan limbah, kebetulan ada organisasi konvensi bussel di sini. Kami ini ada di sini adalah wakil dari semua rakyat Indonesia, semua pemerintah kabupaten/kota maupun propinsi, oleh karenanya harus tetap membantu sebagai wakilnya Jember juga kami di sini,” imbuh Hasan.

Sementara itu, Bupati Jember Faida meminta program kerjasama di bidang kesehatan mengenai Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI-AKB) dengan mengirimkan delegasi WHO ke Jember untuk menjadi pemateri program edukasi kepada masyarakat.

“Salah satunya saya sampaikan yang mungkin kita lakukan adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) karena problem kita Angka Kematian Ibu dan Bayi, di sini (WHO) juga bisa membantu memberikan TOT (Training of trainer) di Jember sehingga peran serta masyarakat dan tenaga kesehatan bersama Pemerintah bisa mempercepat penurunan AKI-AKB,” jelas Faida.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here