Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahanPendidikanRegional

Pemkab Blora Akan Dampingi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Avatar of admin
×

Pemkab Blora Akan Dampingi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250716 200658
FOTO: Bupati Blora, H. Arief Rohman dan Forkopimda Kabupaten Blora saat menerima siwa siswi Sekolah Rakyat di Pendopo Blora. (Foto:nurul/SI).

BLORA, Rabu (16/07/2025) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan komitmennya untuk tidak hanya mendukung siswa penerima manfaat Program Sekolah Rakyat (SRMA 18), tetapi juga mendampingi orang tua atau wali murid agar kesejahteraan keluarga dapat meningkat.

Hal itu disampaikan Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, M.Si., saat menghadiri kegiatan penerimaan siswa Sekolah Rakyat SRMA 18 di Pendopo Kabupaten Blora. Acara ini diikuti 50 siswa bersama orang tua mereka, para guru, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta perwakilan Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kita tadi menerima 50 siswa siswi Sekolah Rakyat, sekaligus orang tua mereka. Kita undang untuk menyamakan persepsi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah, agar program ini berjalan sesuai harapan Presiden,” ujar Bupati Arief Rohman.

Ia menjelaskan, Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu inisiatif pemerintah pusat yang dirancang untuk memastikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang termasuk kelompok Desil 1 dan Desil 2.

Baca Juga :  Bacaleg Berkurang, KIP Abdya Tetapkan DCS Pileg Agustus 2018

Bupati Arief berharap, selain mendampingi anak-anak dalam proses belajar, pemerintah daerah juga dapat memberikan perhatian kepada orang tua siswa, sehingga upaya memutus rantai kemiskinan bisa berjalan lebih optimal.

“Orang tuanya harus kita dampingi juga, supaya ini selaras. Jadi tidak hanya anak-anaknya yang mendapat pendampingan, tetapi keluarganya juga,” jelasnya.

Untuk itu, Pemkab Blora akan melakukan profiling atau pendataan mendalam terhadap kondisi ekonomi keluarga siswa. Melalui proses ini, pemerintah akan memetakan bentuk dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

“Orang tua siswa, sebanyak 50 orang, akan kita profiling. Apakah rumahnya layak, bagaimana pekerjaannya, apakah membutuhkan modal usaha. Kalau rumahnya memang tidak layak, nanti kita bantu perbaikan rumah. Jika pekerjaannya serabutan, akan kita upayakan dukungan modal,” paparnya.

Ia juga menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan bersama Forkopimda ke lokasi tempat tinggal para siswa dan keluarga guna memastikan pendampingan berjalan tepat sasaran.

“Semoga nanti saya bersama Forkopimda bisa berkunjung ke sana untuk menyapa anak-anak kita. Kepala sekolah saya minta untuk terus mengupdate laporan perkembangannya,” pungkas Bupati Arief Rohman.

Program Sekolah Rakyat di Blora diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.