Pemda Dan Kominda Raja Ampat, Cegah Pemilih Siluman

oleh

Raja Ampat, Suara Indonesia-News.Com – Dalam rangka menyukseskan pemilukada  yang akan digelar 9 Desember 2015 di kabupaten Raja Ampat. Persatuan Komunitas Intelejen Daerah (PERKOMINDA) melaksanakan giat pengawasan sekaligus mengecek identitas para penumpang kapal Exppres Bahari yang berlayar dari kota Sorong menuju pelabuhan distrik Waisai kota Ibukota kabupaten Raja Ampat.

Hal ini dilakukan untuk mencegah pemilih siluman dalam rangka Pemilihan kepala daerah (Pemilukada) secara serentak yang akan digelar 9 Desember 2015 diseluruh tanah air, termasuk kabupaten Raja Ampat.

Giat ini dipimpin langsung penjabat Bupati Raja Ampat, Seroyer Elisa, S.Sos, didampingi kapolres Raja Ampat, Edfrie Maith, SIK serta perwira penghubung Kodim 1703 Sorong, Kapten Inf. Wahlin Rahman.

Penjabat Bupati Raja Ampat, Seroyer Elisa, S.Sos dalam keterangan persnya, menuturkan, pengawasan  yang kami lakukan adalah semata-mata untuk upaya pencegahan terhadap pemilih siluman yang secara sengaja mencederai jalannya pemilu serentak diseluruh tanah air yang akan dilaksanakan besok, termasuk Kabupaten Raja Ampat.

Seroyer juga menambahkan, “pemerintah daerah bersama Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) telah sepakat, dan berkomitmen untuk mengawasi dan mengamankan jalannya pesta demokrasi agar terlaksana dengan sukses.

Pasalnya, kami mendengar isu yang berkembang ada oknum yang mencoba melakukan mobilisasi masa dari kota Sorong,dan kabupaten Sorong masuk ke-Kabupaten Raja Ampat, karena dua daerah tersebut (kota Sorong-Kabupaten Sorong red) tidak turut serta dalam pilkada serentak 2015.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pemda dan Kominda melakukan langkah pencegahan dengan melakukan pengecekan sampai hari H tiba, kepada para penumpang yang datang ke-kabupaten Raja Ampat, ujar Pj Bupati Raja Ampat, Seroyer Elisa, S.Sos saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (7/12/2015) disela-sela kegiatan pengawasan terhadap para penumpang yang baru tiba di pelabuhan Waisai.

Hal senada diungkap, Kapolres Raja Ampat, AKBP, Edfrie Maith, SIK dalam keterangan persnya mengatakan ”demi suksesnya pemilukada serentak di seluruh Indonesia termasuk kabupaten Raja Ampat yang akan digelar dua hari lagi (9 Desember 2015).

Edfrie Maith menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar patuh pada hukum yang berlaku. Kepada masyarakat yang namanya tidak terdaftar pada pemilihan kepala daerah di kabupaten Raja Ampat dilarang ke bilik suara.

Edfrie Maith menegaskan, jika terbukti ada temuan pemilih siluman pada hari H nanti, sanksi tegasnya akan kami koordinasikan dengan dan Penegak Hukum Terpadu (GAKUMDU).

Giat yang dilaksanakan pemda,dan kominda ini bisa dikatakan berhasil, pasalnya ada beberapa penumpang yang tidak memiliki Kartu Penduduk (KTP) Raja Ampat di temukan dengan dalih mau berkunjung ke tempat famili.(Zainal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *