Blangpidie-Abdya, Suara Indonesia-News.Com – Amatan sejumlah wartawan di lokasi saat meliput pemberitaan Proyek pembangunan kantor sat pol PP dan WH, gedung berada dilokasi komplek BKPP kabupaten abdya, dengan sumber dana DAK kurang lebih Rp.19 M tahun 2015, diduga bangun pondasinya asal jadi dan plang nama proyek tidak terlihat, sehingga terkesan paket siluman.
Di ketahui, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. (AA) terbeking, milik salah seorang oknum anggota DPRK yang berinisial (S).
Menurut Ketua Aspekindo abdya M. Nasir, Saat dikonfirmasi via hand phone selulernya Mengatakan, terkait adanya isu dugaan oknum dewan yang bermain paket proyek pembagunan kantor sat pol pp Tersebut, menurutnya salah total, karena mereka sudah dibekali oleh negara dan mereka juga ditugaskan oleh Rakyat Untuk Memperjuangkan hak-hak rakyat dan tidak boleh ada pekerjaan ganda. ucapnya singkat dengan nada kecewa.
Sementara itu, S saat di konfirmasi oleh sejumlah wartawan menjelaskan, pekerjaan tersebut, mengatakan, bahwa pekerjaan tersebut bukan miliknya.
“Peroyek itu bukan milik saya tapi proyek pembangunan kantor sat pol PP dan WH yang mengerjakan adalah syahrial,’’ katanya singkat.
Secara terpisah, Syahrial saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan, menjelaskan, terkait dengan proyek pembangunan Kantor Sat pol PP dan WH yang bersumber dari DAK yang saat ini sedang di kerjakan tersebut itu miliknya.
“Kegiatan ini tidak ada hubungan dengan orang lain’’,Ungkapnya.(N).












