Pelepasan Kontingen Pertida VI Ke Watulimo Trenggalek, Bawa Nama Baik Lumajang

Kontingen pramuka SBH Kabupaten Lumajang sebelum dilepas pemberangkatannya

LUMAJANG, Sabtu (07/07/2018) suaraindonesia-news.com – Pelepasan kontingen Perkemahan Tingkat Daerah (Pertida) VI ini mempunyai maksud dan tujuan untuk mengikuti perkemahan bakti satuan karya pramuka Saka Bakti Husada (SBH) se Jawa Timur, yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Prigi, Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dimulai Selasa-Jumat (10-14/7) mendatang, demi bawa nama baik Lumajang.

Menurut Kak Ros, selaku Ketua pengurus Kwarcab Lumajang, kepada sejumlah media mengatakan jika kegiatan Pertida ini adalah sebuah pertemuan anggota SBH se Jawa Timur, yang akan melakukan kegiatan yang inovatif, edukatif, rekreatif serta mengandung unsur bakti masyarakat.

“SBH ini adalah wadah pengembangan pengetahuan pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan bagi generasi muda untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan dan mampu menjadi kader kesehatan baik di keluarga maupun dilingkungannya,” terangnya saat ditemui sejumlah media.

Tema dari kegiatan tersebut kata Kak Ros, adalah Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Kader Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Mewujudkan Keluarga Sehat.

“Kalau motto kegiatan yaitu ‘Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Slogannya Sehat, Terampil, Gembira,” terangnya lagi.

Kegiatan dari Pertida ini disampaikan Kak Ros, antara lain seperti Bakti Germas, itu sebuah penyuluhan gizi seimbang, kesling, sanitasi, metode baju kanguru.

Selain itu, ada juga kegiatan Pendalaman Krida, yaitu terkait dengan gizi, lingkungan, obat (ICMS), bina keluarga (perawatan BBLR), PHBS, penanggulangan penyakit (TBC).

“Ada juga kegiatan Bakti Fisik, yaitu asuhan kemandirian akupresur, PSN, perputakaan desa, survey PHBS, penemuan kasus TB metode ketok pintu,” ucap Kak Ros.

Kegiatan Life Skill, yaitu mengasap ikan, fotografi wisata, pembibitan bakau dan penanaman bakau, itu juga kata Kak Ros merupakan rangkaian kegiatannya juga.

“Gelar Budaya Jawa Timur, seperti jaranan Turonggoyakso, karawitan Setan Kepo, batik tenun Trenggalek. Ada juga kegiatan Persahabatan seperti klompem, balap karung dan tarik tambang,” bebernya.

Juga kegiatan menyangkut dengan Ketangkasan (voli pantai), Jumpa Tokoh (ceramah tokoh), Pentas Seni, Kurve dan Wisata.

“Lumajang dalam pentas seni itu menampilkan tari tradisional Kahyang Pisang Agung, dan itu dilombakan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes) Kabupaten Lumajang, dr Bayu mengutarakan jika tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengalaman bagi anggota pramuka satuan karya SBH dalam keterampilan serta pengembangan dunia kesehatan.

Juga dapat mempererat tali silaturrahmi antar anggota satuan pramuka bakti husada.

“Kami juga sampaikan terimakasih kepada Kwarcab, Pinsaka, Mabisaka, Pamong, Instruktur, yang telah melatih dan membekali adik-adik SBH, sehingga menjadi perwakilan kontingen Lumajang,” jelas dr Bayu.

Untuk bisa menjadi kontingen, kata dr Bayu harus melalui beberapa seleksi tahapan, yaitu skill kepramukaan, tes tulis dan wawancara dari 150 anak dari 25 pangkalan.

“Kita patut berbangga, dengan semangat dan kerja keras ini, adik-adik dapat menjadi wakil Lumajang, semoga menjadi yang terbaik di Pertida VI nanti. Dan ini jangan dijadikan beban, jadikanlah ini sebuah pengalaman, pembelajaran tentang kepemimpinan dan tambahan keterampilan di bidang kesehatan,” paparnya.

Segenap pimpinan, dr Bayu juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada orang tua kontingen yang tulus ikhlas memperbolehkan putra putrinya berlatih setiap harinyadan telaten mendampingi antar jemput. Pihaknya juga memohon maaf apabila selama ini masih ada kekurangan dari pendampingan.

“Untuk Kwarcab kami sangat berterimakasih atas support yang luar biasa, atas perhatian dan kerjasama timnya. Kami masih tetap butuh pendampingan extra baik selama Pertida atau kelangsungan pangkalan SBH di Kabupaten Lumajang. Juga kepada Mabisaka, Pamong tak luput dari ucapan terimaksih demi keberlangsungan pangkalan SBH,” pesannya.

Untuk Pinkon dan Bindamping, dr Bayu menitipkan kontingen, sebab di lokasi bumi perkemahan adalah daerah wisata, jadi ikuti aturan yang ada di sana, selalu memberikan motivasi dan semangat kepada para kontingen.

“Kepada adik-adik kontingen, saya ucapkan selamat, jaga kesehatan, jaga diri baik-baik, karena ini membawa nama baik Kabupaten Lumajang, laksanakan sesuai kemampuan terbaik kalian. Semoga kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdik, kerja tuntas dapat memberikan sumbangsih terbaik untuk kontingen Lumajang untuk bisa menjadi yang terbaik. Amiin YRA,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here