HukumKriminalRegional

Pelanggaran Lantas Meningkat Selama Ops Patuh Semeru 2018 Jember

Avatar of admin
×

Pelanggaran Lantas Meningkat Selama Ops Patuh Semeru 2018 Jember

Sebarkan artikel ini
fgh 5
Kasatlantas Polres Jember, AKP. Prianggo Parlindungan Malau mengecek beberapa motor yang diamankan akibat pelanggaran. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Sabtu (12/5/2018) suaraindonesia-news.com – Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Jember menyampaikan hasil operasi patuh semeru yang telah dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 26 april hingga 9 mei 2018.

Hasilnya menunjukkan bahwa pelanggaran lalu lintas serta kecelakaan meningkat dibanding operasi patuh semeru tahun lalu.

Kasatlantas Polres Jember, AKP. Prianggo Parlindungan Malau, SH, SIK menyampaikan berbagai faktor yang melatar belakangi hal tersebut.

“Setelah didata, dari 65 pengendara yang melanggar, 40 di antaranya teridentifikasi tidak memiliki SIM,” kata Prianggo, sapaan akrab Kasatlantas Polres Jember dalam rilisnya, Sabtu (12/5).

Akibat tidak memiliki SIM, sehingga kecakapan dalam berlalu-lintas minim, lanjut Prianggo, dari situlah dia melakukan pelanggaran, bahkan kecelakaan.

Berdasarkan data, Satlantas Polres Jember telah menerbitkan surat tilang sebanyak 4.635 pada Ops Semeru 2018 dimana meningkat 24% dari ops semeru tahun lalu sebesar 3.738 surat tilang yang diterbitkan.

Sementara untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama Operasi Patuh Semeru 2018 sejumlah 8 orang, meningkat dari tahub sebelumnya sejumlah 3 orang.

Sedangkan untuk korban dengan luka ringan sejumlah 52 orang, meningkat dari sebelumnya sejumlah 39 orang. Sementara untuk kerugian material tahun ini sebesar Rp. 23 juta, mningkat dari sebelumnya sebesar Rp. 14 juta.

“Evaluasi kami semua meningkat,” ujar Kasatlantas.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam