Pelaku Pengrusakan Bus Arema Diancam Hukuman 5 Tahun 6 Bulan Kurungan

oleh
Foto: Saat Press release di Mapolres Pamekasan. Senin (11/9).

PAMEKASAN, Senin (11 September 2017) suaraindonesia-news.com – AP (17) pelaku pengrusakan bus yang ditumpangi para pemain Arema saat bertandang ke markas Madura United diancam hukuman kurungan maksimal 5 tahun penjara.

Hal itu diungkapkan Waka Polres Pamekasan Kompol Harnoto saat melakukan press release di Mapolres Pamekasan tadi siang. Senin (11/9).

Wakapolres Pamekasan mengatakan, sebenarnya pelaku dalam melakukan aksi pengrusakan tidak sendirian, tapi bersama-sama temannya.

“Sebetulnya pelaku itu ada temannya, namun yang berhasil diamankan hanya AP, sedangkan temannya kabur,” jelasnya.

Menurut Waka Polres, pengrusakan terjadi usai pertandingan Madura United melawan Arema di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan. Namun saat meninggalkan area stadion, terdengar teriakan “lempar” dan bus pun dilempari dengan batu. Baca Juga: Warga Protes Kapolres Adopsi Bayi

“Pelaku dapat diamankan oleh 2 orang petugas dari Dishub Pamekasan dan kemudian diserahkan ke petugas Polres Pamekasan,” ujarnya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan berupa batu gunung berukuran sedang, 1 unit bus dan pecahan kaca.

Sementara itu pelaku di amankan ke kantor Polres Pamekasan untuk dimintai keterangan lebih lanjut atas perbuatannya yang melanggar hukum.

“Atas perbuatannya itu, tersangka dapat dijerat dengan pasal 170 KUHP sub 406 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkas Kompol Harnoto.(My/it)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *