Pelaku Begal Disertai Pembunuhan Diringkus Jajaran Polres Jember

Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif memperlihatkan barang bukti beserta pelaku

Reporter: Adhi

Jember, 22/07/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Tidak sampai 24 Jam Unit Resmob Polres Jember wilayah Barat berhasil meringkus 4 pelaku begal disertai pembunuhan dengan korban Fauzi (25), warga Dusun Curah Cabe, Desa Gambirono, Bangsalsari Jember yang terjadi malam kemarin, Kamis, 21 Juli 2016 pukul 20.00 WIB.

Dua di antara keempat pelaku yang diringkus berjenis kelamin perempuan yaitu, Holifa Jannah (25) warga Dusun Krajan Desa Klatakan, Kecematan Tanggul, Jember dan Umi Ahadiyah (23), warga Dusun Nyiuran Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang.

Sedangkan pelaku  utama sebagai eksekutor adalah Nurhadi al. Nursambon (34), dan Didik Mulyono (20), keduanya warga Dusun Koto’an, Dusun Jatiroto, Lumajang.

Para pelaku ini diringkus secara terpisah oleh Unit Resmob Wilayah Barat yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKBP Bambang Wijaya, ST.

Pelaku Holifa Jannah, perempuan (25) ditangkap di TKP sesaat setelah kejadian pembuhunan. kemudian Umi Ahadiyah, perempuan (23) ditangkap  sekitar jam 07.00 WIB pagi, Jumat (22/7/2016) di rumahnya di Jatiroto. Sedangkan pelaku utama Nurhadi (34) dan Didik Mulyono (20) diringkus dipersembunyian di rumahnya masing-masing.

Kedua pelaku utama ini terpaksa harus dilumpuhan kakinya oleh petugas setelah berusaha melawan dan bahkan melarikan diri ketika akan diringkus petugas.

Dari tangan kedua pelaku utama, sejumlah alat diamankan sebagai barang bukti (BB), di antaranya uang tunai senilai Rp. 2 juta,  sebilah celurit, 3 buah HP, sebuah kunci “T’, 4 mata anak kunci, 3 kunci L, sebuah katapel, sebuah bondet, peluru katapel, sebuah masker, dan 3 unit sepeda motor Honda (dua honda Beat dan 1 honda Revo). Seluruh BB tersebut kini diamankan di polres Jember untuk kepentingan penyidikan.

Beberapa saat setelah penangkapan terhadap para pelaku, Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK, M.Si langsung melakukan rilis di halaman Polres Jember, Jumat (22/7/2016) sore pkl. 15.00 WIB.

Mengawali rilis, Kapolres mengungkapkan apresiasi terhadap Kasat Reskrim bersama anak buahnya yang telah berhasil mengungkap pelaku Curas disertai pembunuhan terhadap korban Fauzi, 25 th hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kapolres meliris kronologis kejadian yang bermula dari keterlibatan tersangka Holifa yang bersekongkol dengan tersangka Nurhadi untuk mencari sasaran yang mana Fauzi menjadi korban sampai akhirnya dibunuh. Bermula Tersangka Holifa mengajak korban Fauzi ke TKP lalu diajak minum minuman keras dengan campuran alkohol. Setelah korban mabuk tersangka Kholifa panggil pelaku Nurhadi datang ke TKP untuk melakukan eksekusi.

Adapun motif dari kejadian pembegalan disertai pembunuhan ini, Kapolres menjelaskan, pelaku ingin mengambil dan menguasai sepeda motor korban. Sementara Kapolres melanjutkan, pelaku Nurhadi dan Didik merupakan residivis yang sudah sering kali beraksi di beberapa TKP di wilayah hukum Polres Jember yang sudah lama menjadi DPO Polres Jember.

Atas perbuatan para pelaku yang didahului dengan perencanaan ini, akan dijerat dengan pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman mati, atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Sementara dalam rilis, Kapolres juga menghimbau kepada para pemilik toko apotik agar tidak asal menjual alkohol. Karena beberapa kali razia yang dilakukan oleh Polres Jember dan polsek jajarannya, selalu ditemukan miras dicampur alkohol dengan kadar 90% yang mana para pelakunya mayotitas anak-anak mudah atau usia produktif. Termasuk kasus begal disertai pembunuhan terhadap korban Fauzi kemarin malam, Kamis (21/7/2016) yang diungkap, juga dihalui dengan minuman keras dicampur alkohol kadar 90 persen.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here