Pekerjaan Proyek BK Provinsi Desa Rombiye Timur, Di Duga di Kerjakan Asal Jadi

oleh -59 Dilihat
Salah Satu Bagian Jalan Yang Rusak

Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Pekerjaan proyek Bantuan Keuangan (BK) Provinsi di Dusun Ra’as Desa Rombiye Timur, di duga di kerjakan asal jadi. Itu terbukti baru se usia umur jagung sudah hancur.

Hasil pantauan suara indonesia, Proyek pembangunan jalan tersebut dilaksanakan CV. Agatindo dari anggaran APBD TH. 2014, untuk peningkatan jalan dengan masa pelaksanaan 120 hari, dengan anggaran 167.791.000.

Sementara Bambang Kepala UPT. Binamarga Kecamatan Ganding ketika di temui di ruangannya, Kamis, (16/10), menjelaskan, bahwa pekerjaan itu pekerjaan Bantuan Keuangan (BK), yang dilaksanakan CV. Agatindo.

Bambang menambahkan, kalau memang ada pekerjaan yang rusak masih ada masa pemeliharaan selama 4 bulan, jadi menurut bambang masih ada waktu pihak pelaksana untuk memperbaiki pekerjaan yang rusak.

“Ia pekerjaan itu program BK mas, dan itu juga ada konsultan pengawas, jadi untuk pengawasan pelaksanaan itu menjadi  tanggung jawab konsultan pengawas, karena dia juga di gaji langsung oleh dinas (PU. Binamarga, red)”, jelas bambang.

Kepala Desa Rombiye Timur, Nayya, ketika di hubungi melalui pesawat hand phonenya, membenarkan adanya pelaksanaan pekerjaan tersebut sudah mengalami kerusakan dan sudah di sampaikan ke pihak pelaksana (CV. Agatindo, red).

“Ia memang benar pelaksanaan pekerjaan itu ada, dan saya sudah menyampaikan kepihak pelaksana bahwa kondisi jalan sudah rusak, dan pihak pelaksana sendiri sudah turun kelapangan untuk melihat kondisi jalan yang rusak” paparnya.

Kepala Bidang  Pengendalian & Operasional (PO) Moh. Halil, ketika di temui di ruang kerjanya menjelaskan, memang ada temuan dari pengawas bahwa ada kerusakan karena disebabkan truk.

Halil menambahkan, akan segera dicek ke lokasi, kalau memang ditemukan terjadi kerusakan akan di intruksikan segera di perbaiki. Tegasnya.

sementara Hendri, Selaku Konsultan Pengawas, dari Cv. Nandagraha, ketika dikonfirmasi melalui hand phone genggamnya terkait kondisi pelaksanaan yang rusak menjelaskan, dirinya belum tau, dengan dalih, tidak setiap hari kelapangan tapi sudah ada petugas yang di tugaskan kelapangan untuk mengawasi pekerjaan tersebut. Jelasnya. (Zai/Im/Lis).

Tinggalkan Balasan