Pejabat Sampang Dilarang Terima Parcel

Ilustrasi

Sampang, Suara Indonesia-News.Com – Dalam perayaan hari raya Idul Fitri tahun ini, seluruh pejabat dan Pengawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampangdilarang menerima parcel dengan alasan apapun.

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sampang Fadhilah Budiono menegaskan, larangan itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Semua pejabat dan PNS saya ingatkan agar tidak menerima parsel, karena hal itu bisa dikatagorikan sebagai gratifikasi. Dan hal itu juga dilarang oleh pemerintah,” kata Fadilah Budiono, Rabu (1/7/2015).

Menurutnya, hal ini juga untuk menghindari adanya gratifikasi yang dikhawatirkan berpengaruh terhadap kebijakan yang diambil oleh pejabat tersebut. “Intinya kita harus menghindari gratifikasi,karena pemberian semacam itu rawan disalahgunkan untuk kepentingan-kepentingan tertentu,” tegasnya.

Lebih lanjut Fadhilah mengatakan, jika nanti terbukti ada pejabat atau PNS yang menerima parcel lebaran, akan diberi sangsi sesuai tingkat pelanggaran pada Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3). “Saksi kita berikan sesuai dengan jenis pelanggarannya,” imbuhnya.

Sementara untuk pengawasannya di lapangan diserahkan kepada pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) masing-masing. (nor/luk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here