Pegawai Pensiunan RRI Jember Di Temukan Gantung Diri

oleh -39 Dilihat

Jember, suaraindonesia-news.com Supartono (60) warga RT 17 lingkungan krajan kelurahan patrang kecamatan patrang jember, pagi kemaren di temukan tewas di dalam rumahnya, korban di temukan dalam kondisi tergantung di dapur rumah nya’dan mengeluar kan bau yang sangat menyengat ,di duga pensiunan karyawan Radio Republik Indonesia tersebut meninggal dengan cara bunuh diri 3 hari yang lalu

Menurut Ahmad suhaimi ketua RT setempat mengatakan,dirinya mendapat laporan dari tetangga bahwa’’supartono’’ korban sudah 3 hari tidak kelihatan, kelihatan terakhir pada hari sore saat itu korban bersih-bersih balai kelurahan.

Tetangga korban mengetahui terakhir kali minggu sore, saat ikut bersih-bersih kantor kelurahan dan setelah itu tidak kelihatan lagi.dan tadi pagi tetangga korban memberi tahu saya,kalau rumah korban tertutup selama 3 hari dan di temukan banyak lalat yang keluar masuk rumahnya.serta ada bau yang sangat menyengat. karna tidak ingin terjadi apa-apa saya langsung lapor ke polsek patrang, ujar Suhaimi saat di temui di mapolsek patrang.

Ipda Sudjilan, kanit reskrim polsek patrang kepada sejumlah media mengatakan, bahwa petugas polsek saat mendapat laporan pukul 9.50 wib, langsung menuju ke TKP. setelah tiba di tempat yang di tuju petugas yang di bantu oleh beberapa warga,melihat kondisi rumah korban tertutup dan terkunci. petugas dan beberapa warga akhir nya membuka paksa pintu rumah korban melalui jendela. sesampai di dalam rumah, korban sudah di temukan tidak bernyawa.

Terlihat kondisi korban tergantung di pelavon dengan menggunakan tali raffia warna merah, serta di bawahnya ada kursi plastic tempat korban berpijak untuk mengakhiri hidupnya. saat kami melakukan oleh TKP tidak di temukan tanda-tanda kekerasan dan korban murni bunuh diri.namun pihak kepolisian dari polsek patrang,tetap akan melakukan visum guna memastikan kematian korban terang sudjilan.

Korban sendiri menurut suhaimi sudah lama tinggal sendirian, ia sudah bercerai dengan istrinya sedangkan anak satu-satunya tinggal di daerah madiun.anaknya sudah di kabari terkait kematian sang ayah mungkin nanti sore anaknya datang,selama ini korban tidak pernah cerita kalau ada masalah ujar suhaimi.{dik}

Tinggalkan Balasan