Peduli Lingkungan, Lurah Loji Apresiasi GTP

oleh -81 views
Lurah Loji Iftahudin (kiri) saat menerima pohon dari inisiator GTP Heri Cahyono (kanan).

BOGOR, Minggu (02/02/2020) suaraindonesia-news.com – Lurah Loji Iftahudin, memberikan apresiasi komunitas Gerakan Tanam Pohon (GTP) atas kepeduliannya kepada lingkungan.

Hal tersebut disampaikan usai menanam pohon bersama yang ke 234 di PAUD Mekar Galih Kp.Panca Galih, Jl Siaga Komplek Pertanian Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (02/02).

Menurut Iftah, menanam pohon itu sama saja dengan menanam kebaikan, menanam pohon itu sangat banyak manfaatnya.

“Menanm pohon itu kan bukan hanya untuk saat ini, tapi bisa dinikmati oleh anak cucu kita,” ungkapnya.

Alumni IPB angkatan 38 ini juga menyampaikan, bahwa dirinya sudah merencanakan program untuk memetakan wilayah di kelurahan Loji untuk pelestarian lingkungan.

Ketua PAUD Mekar Galih Abdullah menyampaikan, bahwa dirinya mengapresiasi tanam pohon oleh GTP di lingkungan PAUD.

“Menanam pohon ini juga sebagai cara memberikan edukasi bagi anak-anak didik agar dapat membangun sejak dini rasa cinta lingkungan,” terang Abdullah.

Dikatakan Abdullah, secara sederhana dan sesuai dengan usia, kami para pendidik juga memberikan contoh dalam membangun karakter anak agar cinta lingkungan, seperti buang sampah pada tempatnya.

“Jadi tanam pohon ini bisa menjadi masukan dan contoh edukasi lingkungan bagi anak-anak PAUD yang nanti akan menjadi generasi penerus kedepannya,” imbuh Abdullah.

Sementara Inisiator GTP Heri Cahyono, menyorori soal pentingnya menciptakan lingkungan yang asri terhadap tempat tempat yang digunakan sebagai halaman bermain anak anak, sebagai kota ramah keluarga tentunya kegiatan GTP ini sejalan dengan upaya pemerintah kota bogor dalam mencapai tujuan tersebut.

Disampaikan Heri, halaman sekolah yang asri akan menambah betah anak anak berada dilingkungan sekolah, apalagi jika nanti pohon yang ditanam tersebut sudah berbuah, itu akan menyenangkan sekali bagi anak anak kita.

“Mereka bisa bermain di halaman dengan udara segar juga menikmati buah buahan yang ditamam seperti jambu kristal dan lain-lain. Anak anak juga kita ajarkan cinta lingkungan, agar mereka nanti mampu merawatnya dan melindungi lingkungan dari kerusakan, seperti pepatah leluhur kita “dinu kiwari ngancik nu bihari, apa yang kita nikmati, kekayaan alam, juga hasil pembangunan hari ini adalah berkat leluhur kita yang dulu juga menam pohon, membangun kota bogor, “seja ayeuna sampereun jaga, kita sebagai generasi penerus jangan sampai tidak mesyukuri itu, kita rawat dan kita bangun kota bogor ini buat anak cucu kita, salah satunya adalah menanam pohon, yang akan dinikmati oleh kita juga oleh anak cucu kita,” tuturnya.

Heri juga menekankan pentingnya untuk saling berkomunikasi terkait sejumlah lokasi yang bisa ditanami pohon, lalu bersama sama dengan warga sekitar menanam pohon bersama sehingga muncul kebersamaan dalam pembangunan.

“Kebersamaan dalam menjaga kota Bogor, kita harus bersyukur tuhan memberikan anugerah tanah yang subur, air hujan yang turun tanpa henti, rasa syukur itulah yang harus kita wujudkan dengan menanami banyak aneka pepohonan, jangan sampai udara di sekitar kita kotor, dan kita harus membeli oksigen, lebih baik kita memetik buah buahan dikebun untuk dikonsumsi dari pada membeli buah buahan dipasar,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *