Peduli Anak Penderita Perut Kembung dan Tumor Otak, TRC PA Bersama 48 Komunitas Sosial Galang Dana

TRC PA Bersama 48 Komunitas Sosial Saat Penggalangan Dana di Alun - alun Kota Blitar.

TULUNGAGUNG, Minggu (20/10/2019) suaraindonesia-news.com – Farhan Yusuf, bocah 7 tahun anak dari pasutri Katiran dan Sriyati Warga Sanan Kulon, Blitar yang di diagnosa menderita Perut menggembung karena pemasangan selang akibat Hydrocephalus tidak tumpah pada saluran awal, bahkan juga di diagnosa menderita Tumor Otak dan benjolan di kepala bagian atas.

Tidak jauh beda dengan kondisi Elfahrezi Atta Syahril Rasya (5) anak dari Setyo Pambudi dan Garnis Larasati warga Binangun, Blitar yang terlahir dengan kondisi Hydrocephalus, meski telah mendapat perawatan medis, namun terhambat karena ada tunggakan pembayaran BPJS hingga Rp. 2jt.

Tak pelak kondisi kedua bocah di Blitar itu mengundang simpati dan empati warga, termasuk dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Korda Tulungagung yang di pimpin Widiarti bersama 48 komunitas sosial lainnya kompak adakan penggalangan dana dengan istilah “Ngamen” amal untuk membantu biaya pengobatan Farhan dan Elfahrezi.

Ngamen amal yang di gelar TRC PA dan puluhan komunitas sosial itu berlangsung di Alun – alun Kota Blitar di mulai pukul 15.00 sd 22.00 Wib, semangat dan antusiasme puluhan relawan dari berbagai komunitas itu, mampu hangatkan cuaca malam di Alun – alun blitar.

Hasil yang fantastis, merupakan Rizki dari Allah SWT buat Farhan dan Elfahrezi, kegiatan Ngamen Amal berlangsung, memperoleh hingga Rp. 39 jt lebih.

Ditempat terpisah, melalui sambungan telephone celuller Bagus AB, Ketua Korwil Jawa Bali TRC PA sangat mengapresiasi dengan kegiatan ngamen amal yang di gelar oleh TRC PA Korda Tulungagung bersama 48 Komunitas lainnya.

“Itu yang di maksud kerja nyata, karena dalam penanganan masalah anak, tidak bisa hanya duduk di ruang ber Ac, berkomentar tanpa solusi dalam kegiatan nyata,” tutur Bagus.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here