Pati Rawan Bencana, Sudewo Inisiasi Pembinaan First Aid

oleh -278 views
Pembinaan Potensi Dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (Firts Aid) digelar dalam rangka antisipasi bencana.

PATI, Rabu (24/11/21) suaraindonesia-news.com – Mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan longsor saat musim hujan, Anggota DPR RI, Sudewo, menginisiasi dilakukannya pembinaan dan pelatihan bagi relawan di Kabupaten Pati.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan inisiatif saya untuk dilaksanakan oleh Basarnas. Hal itu mengingat, Kabupaten Pati sering terjadi bencana banjir dan longsor saat musim hujan,” kata Sudewo melalui percakapan whatsapp kepada media ini, Rabu (24/11).

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra ini menyebut, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam membantu penyelamatan korban bencana.

“Karena kondisi masih pandemi Covid-19, pelatihan diikuti hanya 30 peserta. Alhamdulillah, peserta yang merupakan relawan penanganan bencana ini, mengikuti dengan tulus ikhlas,” tuturnya.

Sudewo menambahkan, pelatihan bagi tim ini nantinya diharapkan dapat turut menangani dan meminimalisasi korban.

Untuk Kabupaten Pati, pelatihan bagi relawan digelar Rabu (24/11/21), bertempat di Gedung Serba Guna Desa Plangitan Kecamatan Pati.

Pelatihan bertajuk Pembinaan Potensi Dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (First Aid), dihadiri Basarnas dan SAR Semarang.

Direktur Bina Tenaga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Marsekal Pertama TNI AU, M. Somin menjelaskan, pelatihan digelar selama 3 hari mulai 24 hingga 26 November 2021.

“Atas inisiasi dari Anggota DPR RI pak Sudewo yang merupakan stakeholder dan penghubung kita. Komisi V DPR RI ada hubungannya dengan Basarnas terkait infrastruktur dan lain – lain,” terang M. Somin.

Dia menambahkan, bila terjadi banjir ataupun bencana lainnya, sudah terdapat ‘akar rumput’ yang siap dalam penanganan bencana.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, pelatihan bertujuan memberi kompetensi kepada relawan khususnya dalam penanganan kecelakaan.

“Jadi ada materi – materi yang diberikan, antara lain pemberian hidup dasar, penanganan segera dan lain – lain,” kata Heru.

Diharapkan, lanjutnya, dalam operasi SAR nantinya bisa satu pola sikap dan pola tindak sehingga dalam pemberian pertolongan berpedoman pada standar yang sama.

“Untuk Pati sendiri menjadi kegiatan terakhir untuk tahun ini. Karena kita akan fokus pada kesiapsiagaan penanganan bencana dan perayaan Natal / Tahun Baru,” tandas Heru Suhartanto.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD H. Hardi dari Fraksi Gerindra, Kasat Sabhara Polres Pati, Forkopimcam Pati dan Kepala Desa Plangitan.

Reporter : Usman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan