Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaKesehatanPemerintahan

Pastikan Keamanan Pangan dan Kecukupan Gizi Program MBG, Dinkes Pati Beri Pelatihan Petugas SPPG

Avatar of admin
×

Pastikan Keamanan Pangan dan Kecukupan Gizi Program MBG, Dinkes Pati Beri Pelatihan Petugas SPPG

Sebarkan artikel ini
IMG 20250725 205958
Foto: Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, S.STP; MM.

PATI, Jumat (25/07) suaraindonesia-news.com – Guna menjamin keamanan pangan dan kecukupan gizi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Kesehatan Kabupaten Pati memberikan pelatihan kepada petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya.

Pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi petugas, yang disebut penjamah makanan, pada program MBG yang dikonsumsi oleh anak sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, kepada media ini menerangkan, pelatihan dilaksanakan sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan RI, meliputi regulasi, materi tata kelola dan tata laksana, serta penyediaan narasumber.

“Kita sedang melakukan pelatihan SPPG yang sudah mendapat rekomendasi dari program MBG untuk menjadi penjamah makanan. Sampai dengan hari ini sudah ada 18 SPPG yang telah mengikuti”, terang Luky Pratugas Narimo, Jumat (25/07/25).

Ia menambahkan, masih ada beberapa SPPG yang telah mengajukan pelatihan; dan setiap satuan terdiri atas 50 orang.

“Untuk pelaksanaannya, mereka datang ke kantor Dinkes Pati. Kita sediakan tempat, materi dan narasumber, serta kita berikan sertifikasi”, tambahnya.

Terpisah, Komisi D DPRD Kabupaten Pati berencana melakukan sidak ke seluruh dapur MBG yang ada.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Usung Tema 'Bangkit Bergerak Bersama Pancasila'

Tercatat sudah ada 5 dapur yang telah beroperasi dan 45 lainnya sedang dalam tahap pembangunan.

Sidak dilakukan guna memastikan kualitas bahan makanan, proses pengolahan, penyimpanan dan penyajian yang memenuhi standar keamanan pangan.

“Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah adanya makanan yang tidak layak konsumsi”, kata Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto; dan memastikan pelaksanaannya dapat berjalan lancar.