Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Distribusi air PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor kembali dikeluhkan warga disebabkan dalam beberapa hari ini sering mengalami macet pasokannya. Diterangkan, bahwa keberadaan PDAM Tirta Kahuripan di musim kemarau ini sangat vital karena konsumen sangat menggantungkan kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK), pelayanan seperti puskesmas dan Praktek Kebinan dari pasokan air PDAM Tirta Pakuan tersebut.
Sementara itu, pada musim kemarau ini berbagai sumber air dan kali di wilayah Kota Bogor banyak mengalami kekeringan pesat, sehingga di berbagai tempat warga mengalami keluhan kelangkaan air untuk kebutuhan MCK dan lainnya.
Rosmala Dewi, salah seorang warga yang juga seorang Bidan di puskesmas di Kampung Sawah mekar jaya Kecamatan Ciomas ini adalah pelanggan PDAM Tirta Kahuripan mengatakan kepada Suara Indonesia, senen (17/08/15) yang lalu mengaku, bahwa di rumahnya yang juga tempat peraktek kebidanannya sering tersendat.
Menurutnya, mulai dari jum,at (14/08/15) sama sekali airnya tidak mengocor,selanjutnya senin dan selasa (18 /08/15) kembali ngocor,”itupun ngocornya tengah malam, dan kembali pada rabu (19/08/15) tidak ngocor lagi,” tuturnya.
Sementara Irwan Firdaus( STAF HUMAS) PDAM Tirta Pakuan mengatakan kepada Awak Suara Indonesia, berkaitan dengan laporan pelanggan tersebut akan ditindak lanjuti, selain itu kata Irwan, terjadinya kekurangan pasokan air di Zona enam (kampung sawah) disebabkan adanya kerusakan pipa di cibungbulang dan perbaikan pipa di cisadane.
Dikatan Irwan, di Zona enam juga mengalami defisit air sehingga tidak ada penambahan pelanggan lagi sebab pelanggan yang ada juga belum terlayani dengan maximal.
Irwan juga menambahkan, dengan terjadinya defisit air maka PDAM Tirta Pakuan sudah mencari sumber air baru dan berencana membangun bangunan penangkap air disekitar Mata Air Kota Batu untuk menambah suplai air baku yang nantinya akan dialirkan kepada pelanggan, maka untuk sementara sebelum terealisasi rencana ini maka PDAM Tirta Pakuan membuat sistem pengaliran dengan buka tutup.
Adapun pelanggan PDAM Tirta Pakuan yang mau mengadukan keluhannya selain Call center pelanggan juga bisa mengakses Website,Twitter dan Facebook PDAM Tirta Pakuan,”Insya Allah akan kami jawab.”Ujarnya.
Selain itu tutur Irwan, setiap ada kerusakan dan perbaikan PDAM Tirta Pakuan selalu ada pemberitahuan, selain pemberitahuannya secara tertulis, PDAM Tirta Pakuan memberitahukan melalui Twitter, website, facebook dan media cetak, pungkasnya. (Iran G Hasibuan).












