Reporter : Adi Wiyono
Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Paska penangkapan enam orang teroris yang ditangkap di Malang oleh Densus 88 anti terror, Jumat 19 Febuari 2016, membuat jajaran kepolisian resort (Polres) Batu untuk meningkatkan keamanan. Dengan Razia Bahan peledak daerah perbatasan di wilayah hukum Polres Batu.
Kapolres Batu, Leonardus Simarmata saat ditemui di Mapolres Batu, Senin (22/2/2016) mengatakan paska tertangkapnya teroris di Malang, Polres Batu meningkatkan keamanan di seluruh wilayah hukum Polres Batu, yakni salah satunya melakukan penjagaan di kawasan perbatan. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya antisipasi teror susulan setelah bom.
“Mulai sekarang, kami telah meningkatkan keamanan terutama diderah perbatasan yang masuk wilayah hukum Polres Batu, dengan cara melakukan razia kendaraan secara acak, waktu dan tempatnyapun secara acak, tapi kami lakukan secara selektif,” kata Leo Simarmata.
Dalam melakukan pemeriksaan yang akan digelarnya itu, Pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mencurigakan baik kendaraan roda dua maupun roda empat termasuk kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur perbatasan.
Razia itu kata Kapolres, bisa dilakukan padsa siang hari atau malam hari, bahkan pada dini hari, dengan sasaran operasi senjata tajam, senjata api dan bahan peledak atau barang-barang yang dilarang, seperti sabu-sabu.
Namun demikian, kata dia, dalam operasi tersebut tidak akan menganggu kenyamanan para wisatawan yang berkunjung di kota Batu dan tamu hotel, meskipun operasi itu dilkukan di wilayah kota Batu.
Ia berharap dengan tertangkapnya terosis di Malang, dirinya meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekitar masing-masing. Jika ada yang mencurigakan masyarakat diminta segera melaporkan pada kepolisian terdekat.
“Kami berharap kerja samanya masyarakat dengan kami, bila ada sesuatu yang mencurigakan, hendaknya melaporkannya,” Kata dia.
Tidak sebatas dengan dugaan jaringan teroris saja, tetapi kata Leo dugaan tindakan criminal, hendaknya masyarakat melaporkan dan masyarakat hendaknya tidak usah takut.












