Pasca Pembelajaran Tatap Muka, Belasan Siswa dan Satu Guru di Pamekasan Positif Covid-19

oleh -283 views
Petugas saat penyemprotan Disinfektan di Sekolah

PAMEKASAN, Kamis (17/02/2022) suaraindonesia-news.com – Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur, menjadi klaster Covid-19, setelah belasan siswa dan seorang guru terkonfirmasi positif Covid-19.

Belasan siswa dari SMAN 3 dan SMAN 1 Pamekasan yang positif Covid-19 tersebut pasca dilakukan sistem pembelajaran tatap muka, sejak dikeluarkannya surat edaran dari Kemendikbud RI bagi wilayah yang masuk PPKM level 3 bisa melakukan PTM.

Ketua Penanganan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, 14 siswa itu dari SMAN 3 Pamekasan dan di SMAN 1 ada 2 siswa dan seorang guru terkonfirmasi positif Covid-19.

“16 dan satu orang guru dari itu dari SMAN 1 dan 3 yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tracing oleh dinas kesehatan beberapa hari yang lalu,” kata Ketua Penanganan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat, Kamis (17/02/2022).

Belasan siswa dan seorang tenaga pendidik yang positif saat ini sudah menjalani isolasi mandiri.

“Akibat dari belasan siswa yang positif, piha Dinas Kesehatan Pamekasan saat ini melakukan tracing kepada orang- orang yang sempat kontak erat,” tambahnya.

Kata dr. Syaiful, Dinas Kesehatan saat ini mengirim surat rekomendasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan untuk meliburkan dan melakukan pembelajaran secara daring.

“Saya memprediksi lonjakan covid-19 pada gelombang ketiganya nanti lebih parah dari yang sekarang yang gelombang kedua,” tandasnya.

Pihaknya berharap kepada seluruh masyarakat untuk disiplin melakukan protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan covid-19.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 1 Pamekasan, H.Moh Arifin membenarkan dua siswanya dan satu orang guru terpapar Covid-19. Namun kegitan sekolah dilakukan secara daring.

“Hanya 3 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun sudah dilakukan isoman. Namun kondisi ketiganya saat ini sudah mulai membaik dan sehat,” ucap Kepala Sekolah SMAN 1 Pamekasan, Moh Arifin.

Mantan Kepala Sekolah SMAN 4 Pamekasan, saat ini masih koordinasi dengan tim satgas Kabupaten dan pihak terkait untuk dilakukan penanganan, agar mata rantai penularan Covid-19 bisa diatasi dengan cepat.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan