Pasca Dilantik, Ini yang Dilakukan DPRD Kota Bogor

oleh
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto saat diruangan kerjanya.

BOGOR, Senin (30-09-2019) suaraindonesia-news.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor Jl Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (30/09).

Agenda rapat paripurna kali ini adalah tentang penyampaian Raperda PBD Kota Bogor tahun 2020, yang disampaikan oleh Walikota Bogor, pembentukan Pansus Tata Tertib DPRD, dan pembentukan Pansus Raperda Ruang Terbuka Hijau.

Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor ini menjadi salah satu langkah cepat DPRD Kota Bogor, setelah pelantikan definitif kamis lalu.

“Ini merupakan salah satu langkah cepat DPRD Kota Bogor, karena baru pelantikan definitif hari kamis lalu, dan sore harinya langsung kami bentuk AKD, dan jumat rapat banmus, lalu senin kita Rapat Paripurna untuk mendengarkan penyampaian Raperda PBD 2020 oleh walikota,” kata Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto kepada suaraindonesia-news.com diruangan kerjanya, Senin (30/09).

Menurutnya, beberapa hal yang belum terakomodir dalam tata tertib sebelumnya, perlu diselaraskan dengan adanya PP terbaru, yaitu PP 12 Tahun 2018 tentang Penyusunan Tata Tertib DPRD.

Untuk Raperda Tata Ruang Terbuka Hijau, ditargetkan 30% ruang terbuka hijau dengan mengkomposisikan milik pemerintah, dan milik pribadi atau swasta. Aset yang dimiliki pemerintah akan dibuat perencanaan yang baik termasuk juga pengauditannya.

“Dari aset-aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bogor, kita nanti akan mendorong Pemerintah untuk melakukan satu perencanaan yang baik, termasuk juga mengaudit beberapa aset yang mungkin saat ini dikuasai oleh pihak lain,” ungkapnya.

Atang berharap, dengan rapat paripurna penyampaian Raperda PBD 2020, maka DPRD punya waktu yang leluasa untuk membahas, mengkaji, dan juga mengkolaborasikan rencana-rencana yang sudah disusun pemerintah Kota Bogor. Apakah sudah sesuai dengan RPJMD yang dibuat, dan juga sesuai dengan daftar keinginan serta daftar kebutuhan masyarakat. Sehingga hasil akhir RAPBD menjadi produk yang terbaik bagi Kota Bogor.

Reporter: Cintia/Adit
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *