ACEH TIMUR, Rabu (07/01) suaraindonesia-news.com – Puluhan petani di Desa Jambo Reuhat dan Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur kembali di uji kesabaran, pasalnya setelah 3 minggu dihantam banjir, kini giliran gajah obrak abrik lahan perkebunan.
Ketua Masyarakat Desa Mandiri(MDM) Nurdin menyebutkan kawanan gajah obrak abrik kebun warga di Desa Jambo Reuhat dan Seuneubok Bayu sejak (19/12) akibat amukan puluhan gajah telah menyebabkan kerugian petani puluhan juta.
“Banyak kebun petani yang rusak, akibat di obrak abrik oleh puluhan gajah, padahal sebelumnya kebun petani banyak mengalami kerugian akibat diterjang banjir bandang bulan lalu, kini.petani sangat mengeluh,” sebut Nurdin. Rabu (07/1).
Menurut Nurdin, Petani sangat berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh dapat segera membantu mengusir gajah dari area perkebunan, jika lamban penanganan banyak kebun warga yang terancam rusak.
“Kita berharap BKSDA segera dapat membantu mengusir gajah, karena tidak mempan lagi mengusir dengan mercon, petani sudah kewalahan,” ujar Nurdin.
Reporter: Masri
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri












