Pasca Bentrok Dengan Warga Ponteh, Ratusan Massa LPI Datangi Mapolres Pamekasan

Ratusan Masa LPI Saat Mendatangi Mapolres Pamekasan, Senin (22/01/2018)

PAMEKASAN, Senin (22/01/2018) suaraindonesia-news.com – Ratusan massa dari Lembaga Pembela Islam (LPI) mendatangi Mapolres pasca bentrok dengan warga Dusun Langtolang Desa Ponteh Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (22/01).

Sebelumnya, massa LPI dari Front Pembela Islam (FPI) bergabung dengan massa Aliansi Ulama Madura (AUMA) melakukan istighasah di Lapangan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Setelah acara istighasah sebagian massa langsung menuju Mapolres Pamekasan untuk melaporkan adanya tempat pelacuran di Desa Ponteh setelah dilakukan penyisiran oleh LPI dan mengakibatkan bentrok dengan warga Desa setempat.

Panglima LPI Madura KH Abd Aziz Muhammad Syahid mengatakan, jika kedatangannya beserta laskarnya ke Mapolres terkait pelaporan terhadap salah satu tersangka dimana ada dugaan pidana mucikari.

Baca Juga : Ribuan FPI dan AUMA Gelar Istighosah di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan

“Mucikari atau germo yang kami temukan pas dihari Jum’at kemarin (19/01) untuk kemudian kami laporkan ke pihak Polres Pamekasan,” katanya.

Lebih lanjut ia berharap, pihak aparat Kepolisian agar segera menyelidiki kejadian tersebut sesuai dengan pelaporan yang ada.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo,SIK menjelaskan kedatangan massa LPI untuk melaporkan adanya praktek prostitusi.

“Sebagaimana laporan masyarakat, laporan itu akan kami tindaklanjuti, dan sebetulnya sudah kami tindaklanjutii dari awal. Dan mudah-mudahan proses penyidikan berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Namun mantan Kapolsek Kebayoran Baru Jakarta tersebut menghimbau agar seluruh elemen masyarakat apabila menemukan tindak pidana untuk menyampaikan ke aparat Kepolisian.

“Jika menemukan tindak pidana apapun bentuknya agar masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian terdekat, dan itu akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur, jangan bermain hakim sendiri,” pungkasnya.

Reporter : May-ita
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here