Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitik

Pasangan MANDAT Membangun Sampang Berbasis Kearifan Lokal dan Optimalisasi Kekuatan Lokal

Avatar of Suara Indonesia
×

Pasangan MANDAT Membangun Sampang Berbasis Kearifan Lokal dan Optimalisasi Kekuatan Lokal

Sebarkan artikel ini
IMG 20241001 184729
Foto: Pasangan Cabup dan Cawabup Sampang, Kyai Mamak dan Mas Ab, MANDAT jika terpilih dalam membangun Sampang Berbasis Kearifan Lokal dan Optimalisasi Kekuatan Lokal. (Foto: Nor/SI).

SAMPANG, Selasa (1/10) suaraindonesia-news.com – Selama ini publik mengenal sosial kultur Kabupaten Sampang, sebagai masyarakat yang religius. Hal ini, ditandai dari banyaknya berdiri Pondok Pesantren hingga ke pelosok desa.

Sehingga, pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sampang, KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Kyai Mamak) dan H Abdullah Hidayat (Mas Ab) MANDAT nomor urut 01, jika terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Sampang periode 2024–2029, dalam membangun berbasis kearifan lokal dan optimalisasi kekuatan lokal.

“Jadi menjadikan Pondok Pesantren sebagai basis penggerak kemajuan pembangunan, menjadikan pilihan yang tepat dan efesien serta strategis,” terang Kyai Mamak.

Dikatakannya, Kabupaten Sampang jika ingin berkembang dan maju, mau tidak mau elemen lokalnya harus dipakai dan dikembangkan serta di daya gunakan. Salah satu lokalitas yang terpenting itu Pondok Pesantren.

“Saya bangga menjadi identitas sebagai Pesantren, dan Pondok Pesantren menjadi salah satu modal utama yang jika disinergiskan akan menjadi kekuatan besar. Karena, bagaimanapun out put Ponpes secara kuantiti sangat besar di Kabupaten Sampang, kalau itu tidak kita pakai sayang banget,” jelasnya.

“Ada banyak hal, pada struktur pendidikan misalnya yang kemudian bisa beralih pada vokasi dan kelanjutannya pada pekerjaan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, pendidikan vokasi atau pendidikan kejuruan adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (Ahli Pratama, Ahli Muda, Ahli Madya dan Sarjana Terapan), yang setara dengan program pendidikan akademik. Pendidikan diploma 4 setara pendidikan strata 1 dengan Lulusan pendidikan vokasi akan mendapatkan gelar vokasi.