Pangarmatim Hadiri Acara Buka Puasa Bersama TNI/Polri Dan Pemprov Bali Di Geladak Kri Ahmad Yani – 351

oleh -14 views

Bali, Suara Indonesia-News.Com – Sejak sore suasana pelabuhan tepatnya di Dermaga Timur, Pelabuhan Benoa berbeda dari biasanya. Dermaga yang biasa digunakan untuk pintu masuk penumpang kapal umum dan wisatawan itu kemarin disulap dan digunakan untuk acara buka bersama antara Pemprov Bali dengan Jajaran TNI Polri serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dipelataran dermaga, tertata rapi meja dan kursi undangan. Sedangkan dibibir dermaga, bersandar tiga kapal perang. Paling depan, yakni KRI Ahmad Yani, dan dibelakang bersandar KRI Tombak dan KRI Hiu berdampingan.

Penjagaan dari satuan aparat TNI Angkatan Laut dari Lanal Denpasar dibantu satuan polisi dari Polsek setempat juga mulai terlihat dari sejak pintu depan menuju pelabuhan. Maklum, penjagaan personil TNI dan Polri itu karena akan ada iringan pejabat seperti Wakil gubernur Bali Ketut Sudikerta, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro, Kapolda Bali Irjen Pol. Ronny F Sompie, termasuk Panglima Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksana Muda TNI Darwanto SH, MAP untuk mengadiri acara buka puasa bersama.

Suasana Buka Puasa Bersama
Suasana Buka Puasa Bersama

Tampak hadir dalam undangan Ketua DPRD Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan, Danlantamal V Surabaya Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, Kabinda Bali Brigjen TNI Edy Kristanto, Danrem 163/WSA Kolonel Inf. Nurcahyanto, Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb. Danet Hendiyanto, Danlanal Denpasar Letkol Laut (P) Bambang Trijanto selaku ketua panitia buka puasa bersama, para Dandim, Kapolres serta Bupati se-Bali serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se Bali.

Suasana akrab pun terlihat, sebelum buka bersama dimulai, di luar geladak kapal pertama kapal perang kelas Perusak Kawal berpeluru Kendali Kelas Ahmad Yani milik TNI AL juga digelar kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan oleh Ketua MUI Denpasar Drs. Mustofa Al Amin yang isinya adalah belajar bersabar didalam keaneragaman budaya, serta kedamaian tercipta ketika kita menerima perbedaan. Baru sekitar pukul 18.14 buka bersama dimulai dengan tanda kumandang adzan dari dalam geladak kapal fregat bekas pakai AL Belanda (HMNLS Van Speijk F804). Usai membatalkan puasa, dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah di Terminal Penumpang dermaga Timur Benoa Bali. Setelah sholat Magrib sejumlah undangan kemudian menempati kursi yang disediakan digeladak Heli KRI Ahmad Yani-351 serta di dermaga Timur Pelabuhan Benoa dimana KRI Ahmad Yani bersandar.

Pangarmatim Laksama Muda TNI Darwanto dalam sambutannya berharap, dengan buka bersama antara TNI, Polri dan Pemprov Bali mampu menciptakan kerukunan antar umat beragama demi terwujudnya Bali Mandara. “Mudah-mudahan dengan acara ini tercipta soliditas dan solidaritas serta kerukunan antar umat beragama,”tegasnya.

Selain itu, Pangarmatim juga menambahkan, bahwa dengan acara buka bersama kemarin mampu menumbuhkan ketagwaan umat khususnya anggota dalam menjalankan tugas. “Harapan saya juga, mudah-mudahan Lanal Denpasar juga segera berganti nama menjadi Lanal Bali,”harapnya.

Wakil Gubernur Bali dalam sambutannya berharap kepada segenap unsur TNI AL yang bertugas di Bali untuk bisa bekerja sama saling bahu membahu serta menyama braya (konsep ideal hidup bermasyarakat di Bali) serta peduli terhadap masyarakat sekitar.

Acara ramah tamah dibuka dengan menampilkan tari pembuka Puspanjali, dilanjutkan dengan pemeberian cindera mata dari Pangarmatim kepada Wagub Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali serta Ketua DPRD Provinsi Bali. Sedangkan diakhir acara buka bersama, acara ditutup dengan hiburan dengan menampilkan akustikan dan tari poco-poco dari grup musik Arudam. (Pen Lanal Denpasar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *