Pamit Cari Kayu, Petani di Sumenep Ditemukan Meninggal di Perkebunan

oleh -41 views
Petugas kepolisian sewaktu melakukan identifikasi terhadap jazad korban.

SUMENEP, Selasa (01/05/2018) suaraindonesia-news.com – Seorang petani, Sani’din (53) warga Dusun Peyangan, Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditemukan dmeninggal dunia di kawasan perkebunan kayu Dusun Barat Gunung, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Senin (03/04) malam. Belum diketahui pasti apa penyebab korban meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit menjelaskan, sekira pukul 10.00 Wib korban berpamitan keluar rumah untuk mencari dan membeli kayu di kawasan perkebunan kayu milik ENNO pada Senin (30/04) kemarin. Namun, hingga malam hari sekira pukul 15.00 Wib, korban tak kunjung pulang ke rumah sehingga oleh anggota keluarga dan tetangga dilakukan pencarian.

“Sekira pukul 17.30 Wib, korban ditemukan tergeletak dan meninggal dunia di perkebunan kayu dengan beberapa luka lebam,” terang Mukit dalam keterangan rilisnya, Selasa (01/05) pagi.

Mukit melanjutkan, untuk memastikan kondisi, Fendi dan Mistani yang merupakan anak dan istri korban beserta beberapa saksi lain mendekati, namun korban sudah tak bernyawa. Dari temuan itu, para saksi melaporkan ke Kades Tambaksari untuk diteruskan ke Polsek Rubaru.

Kemudian, sambung Mukit, jazad korban lalu dibawa ke RSUD Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan visum dan pemeriksaan secara medis.

“Kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, apakah luka yang ada di tubuh korban akibat kekerasan dari benda keras,” tukasnya.

Adapun barang bukti yang ditemukan petugas dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tak jauh dari jazad korban. Yakni; sebuah sarung liris ungu motif kembang, baju kaos lengan pendek liris warna coklat, sepasang sandal merk New era warna coklat, kopyah warna hitam merk Alif, satu buah HP merk Samsung Duos dan sebungkus rokok merk Pundimas.

Reporter : Syaiful
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *