Reporter: Cahya
Surabaya, Rabu (02/11/2016) suaraindonesia-news.com – Telah menjadi trademark HDCI Surabaya, Pahlawan Tour XI 2016, bakal disemarakkan 10 ribu bikers. Sejumlah bikers luar negeri dipastikan juga turut serta pada event ke-11 yang kali ini mengusung tema We Are The Heroes di JX Internasional pada 4-5 November.
Agenda rutin dua tahunan yang telah masuk kalender HDCI Pusat itu, diharapkan bisa saling mengayomi sesama komunitas motor. Sebab, untuk event tahun ini, tak hanya diikuti komunitas HDCI saja. Melainkan juga pecinta motor lain.
“Sesuai arahan Ketua Umum HDCI Bapak Nanan Soekarna, agar HDCI menjadi organisasi yang tidak eksklusif tapi inklusif, tidak individual tapi sosial, tidak vertikal melainkan horisontal. HDCI merupakan organisasi yang besar, sudah selayaknya harus bisa saling mengayomi sesama komunitas motor,” sebut Ketua Pengda HDCI Jatim Rudi Wisaksono kepada awak media di Surabaya, Selasa (1/11) malam.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Surabaya jika acara yang digeber akhir pekan nanti dirasa mengganggu kenyamanan. Rudi menyebutkan, meski akan mendapat pengawalan, para peserta Pahlawan Tour bakal terus diingatkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas.
“Sebelumnya, kami meminta maaf kepada masyarakat Surabaya jika pada acara nanti merasa kenyamanannya menggunakan jalan terganggu. Sebagai salah satu mengurangi rasa ketidaknyamanan, kami berencana menggelar rolling thunder pada malam hari,” kata Rudi.
Rencananya, kegiatan itu mulai start dari JX pada Jumat (4/11) malam dengan tujuan ke Taman Makam Pahlawan Sepuluh Nopember di Jl Mayjen Sungkono.
“Kami ingin event ini membangkitkan semangat perjuangan arek-arek Suroboyo serta memperkuat brotherhood antarseluruh bikers di Indonesia,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pengcab HDCI Surabaya sekaligus ketua panitia Tonny Wahyudi menyatakan, sejauh ini sejumlah negara ASEAN sudah konfirmasi untuk ambil bagian. Tonny mengatakan, bikers asal Malaysia, Brunei, Singapura dan Thailand bakal turut serta. “Rata-rata mereka akan menurunkan 15 sampai 20 motor,” jelasnya













