Otorita IKN dan 9 Perguruan Tinggi Indonesia Tandatangani MoU Bidang Pendidikan

oleh -96 views
Foto: Penandatanganan MoU oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono bersama 9 Perguruan Tinggi Bidang Pendidikan di Samarinda, Rabu (29/5) kemarin.

SAMARINDA, Kamis (30/5) suaraindonesia-news.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama 9 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia sepakat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.

MoU dilaksanakan di Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu, (29/5) kemarin.

MoU ditandatangani langsung oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Marjoni Rachman, Rektor Institut Teknologi Kalimantan, Agus Ruriyanto, Rektor Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong, Ince Raden, Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Muhammad Musiyam, Rektor Universitas Balikpapan, Isradi Zainal, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, Farid Wadjdy, Rektor Universitas Widyagama Mahakam Samarinda, Husaini Usman, dan Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya, Martandi.

“Alhamdulilah, di Universitas 17 Agustus Samarinda ini, kami meneguhkan satu pembicaraan yang sebetulnya sudah cukup lama, dan sudah berjalan, yaitu kerja sama di antara beberapa Universitas. Di sini ada beberapa universitas swasta, dan juga ada dua universitas negeri yang ikut untuk lebih memantapkan bagaimana knowledge yang akan kita dapatkan dari pembangunan IKN ini,” kata Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam siaran persnya, Kamis (30/5).

Knowledge tersebut, kata dia, dapat di olah dan dikembangkan bersama-sama untuk kepentingan di perguruan tinggi yang berada di Kalimantan Timur pada umumnya, khususnya sekitar IKN.

Bambang menyatakan, MoU dengan Perguruan Tinggi adalah langkah awal membangun peradaban baru yang terencana, selayaknya visi IKN yakni menjadi kota dunia untuk Semua.

Baca Juga: Taksi Terbang IKN Tiba di Balikpapan, Diuji Coba Juli Mendatang

“Ilmu pengetahuan adalah kekuatan utama atau knowledge is power. Karena itu, kita ingin bergandengan tangan bersama-sama dengan civitas akademika yang berada di Kaltim, supaya masyarakat Kaltim tidak hanya menjadi penonton, tapi justru menjadi aktor utama dalam pengembangan dan pembangunan ilmu pengetahuan sains dan teknologi,” jelasnya.

Bambang juga menyatakan, selain pengetahuan, peran penting dari sebuah perencanaan agar semuanya dapat berjalan dengan tepat. Karena menurut dia, perencanaan itu adalah kunci dari segalanya.

”Apa yang diterapkan di IKN itu hampir-hampir merupakan metode pendekatan baru. Jadi, ada satu laboratorium hidup yang mana akan menjadi lompatan-lompatan teknologi, ini akan menjadi kemajuan yang luar biasa yang ingin kita wujudkan untuk Indonesia Emas 2045,” kata Bambang.

“Dan itu harapan saya. Maka, saya titipkan kepada teman-teman civitas akademika untuk membuat IKN menjadi kota yang cerdas dan berteknologi tinggi,” imbuhnya.

Menguatkan pernyataan Kepala Otorita, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Marjoni Rachman menegaskan bahwa MoU tersebut sudah lama direncanakan dengan pihak Otorita IKN, dan pihaknya akan terus mengawal kerja sama kedua pihak.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepala Otorita IKN dan seluruh Rektor untuk mewujudkan kerja sama ini,” ucapnya.

Agenda tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh dosen Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Silahudin, dan diakhiri dengan kegiatan foto bersama.

Turut mendampingi Kepala Otorita IKN dalam kegiatan tersebut para pejabat Otorita IKN diantaranya Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin, Deputi Bidang Perencanaan dan Pertahanan, Mia Amalia, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital, Prof. Mohammed Ali Berawi, Staf Khusus Bidang Keselamatan Publik, Edgar Diponegoro, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, Direktur Pelayanan Dasar, Suwito, Direktur Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhsin Palinrungi, Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Conrita Ermanto, Direktur Ketentraman dan Ketertiban Umum, Fransiscus Barung Mangera, dan Direktur Sarana Prasarana Sosial, Silveria Octaviana Bailia.

Reporter: Fauzi
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan