Operasi Usus Buntunya Ditanggung JKN-KIS, Berikut Penjelasan Pasien - Suara Indonesia
PendidikanRegional

Operasi Usus Buntunya Ditanggung JKN-KIS, Berikut Penjelasan Pasien

Avatar of admin
×

Operasi Usus Buntunya Ditanggung JKN-KIS, Berikut Penjelasan Pasien

Sebarkan artikel ini
IMG 20220105 060053
Fandi masyarakat Kabupaten Nias yang menerima manfaat JKN - KIS saat menjalani operasi usus buntu.

NIAS, Rabu (5/1/2022) suaraindonesia-news.com – Jalani operasi usus buntu, Fandi Farasi (26) bersyukur biaya pengobatannya ditanggung JKN-KIS. Kepada tim Jamkesnews, ia menceritakan kenyamanan yang ia rasakan saat berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) hingga ke rumah sakit pada Kamis, 30 Desember 2021 lalu.

Bincang-bincang ini ia mulai dengan menceritakan kondisi kesehatannya yang menurun, ditambah dengan rasa nyeri yang hebat di bagian perut sehingga membuat dirinya tidak dapat beraktifitas secara normal. Kondisi ini juga mengakibatkan penurunan berat badan yang cukup signifikan, hingga ahirnya ia memutuskan untuk berobat ke Puskemesmas tempat dirinya terdaftar.

Di Puskesmas, ia dilayani oleh dokter dan tim medis lainnya. Ia mengaku pemeriksaan yang didapatkannya dijalankan dengan cepat dan tuntas. Dari hasil pemeriksaan tersebut, akhirnya dokter memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Umum Bethesda di Kota Gunungsitoli.

“Kondisi kesehatan saya terus memburuk diiringi dengan rasa nyeri yang hebat dan penurunanan berat badan. Kondisi ini membuat saya harus cepat mengambil langkah untuk berobat ke Puskesmas. Tidak ada kesulitan administrasi maupun biaya yang diminta. Bahkan rujukan ke rumah sakit, saya dapatkan setelah dokter merasa yakin perlu merujuk saya ke rumah sakit,” tutur Fandi.

Lebih lanjut pria asal Kabupaten Nias ini menceritakan, dirinya dilayani dengan segera setelah sampai di rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan yang lengkap di rumah sakit, akhirnya dokter penanggungjawab memutuskan untuk melakukan tindakan operasi atas diagnosa usus buntu. Fandi mengaku sempat ada kekhawatiran pada dirinya mengingat biaya operasi yang besar. Tetapi setelah ia mendapatkan informasi yang jelas dari kanal informasi milik BPJS Kesehatan, akhirnya ia lega karena biaya operasinya dijamin.

“Saat membutuhkan layanan kesehatan, kita juga harus mau mencari informasi yang valid dari sumber yang tepat. Ada kelegaan saat saya mengetahui bahwa JKN-KIS menjamin biaya operasi yang akan saya jalani, selama saya mengikuti prosedur layanan kesehatan yang berlaku,” terang Fandi.

Di akhir bincang-bincang, Fandi berpesan agar masyarakat mau peduli dengan kebijakan JKN-KIS. Menurutnya, kepedulian terhadap program JKN-KIS akan menambah kemudahan bagi kita saat berobat dan dapat mengurangi resiko dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia juga menambahkan, agar peserta JKN-KIS harus memastikan terlebih dahulu status keaktifan kartu peserta sebelum berobat ke fasilitas kesehatan.

“Semua orang membutuhkan JKN-KIS karena kesehatan adalah hak dasar yang harus diperhatikan. Jadi kita harus peduli untuk segala kebijakannya agar terhindar dari masalah di fasilitas kesehatan. Hal yang juga tidak boleh kita lupakan adalah kewajiban untuk membayar iuran secara tepat waktu agar terhindar dari penonaktifan kartu maupun denda pelayanan,” tegas Fandi.

Reporter : Topan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful