BeritaHukumNewsPemerintahan

Operasi Ketupat Mahakam 2026, Polda Kaltim Terjunkan 11.975 Personel Gabungan 

×

Operasi Ketupat Mahakam 2026, Polda Kaltim Terjunkan 11.975 Personel Gabungan 

Sebarkan artikel ini
IMG 20260312 224200
Foto: Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, didampimgi Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, seusai melaksanakan Apel gelar pasukan di halaman BSCC Dome Balikpapan, Kamis, (12/3).

BALIKPAPAN, Kamis (12/3) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) resmi memulai pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026.

Kesiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, bersama Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, di Halaman BSCC Dome Balikpapan, Kamis (12/3).

Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 26 Maret 2026. Apel yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, maupun prasarana pendukung pengamanan.

Kapolda Kaltim mengungkapkan, sebanyak 11.975 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kondusivitas di wilayah Kalimantan Timur.

Kekuatan ini merupakan kolaborasi antara Polri, TNI, serta pemangku kepentingan terkait seperti Satpol PP, BPBD, Pemadam Kebakaran, hingga unsur pengamanan swakarsa.

“Operasi Ketupat Mahakam ini bertujuan mengamankan seluruh aktivitas masyarakat terkait perayaan Idulfitri agar berjalan lancar dan aman,” ujar Irjen Pol Endar Priantoro seusai apel.

Guna memaksimalkan pengamanan, Polda Kaltim telah mendirikan total 88 pos pantau yang tersebar di titik-titik strategis, dengan rincian. Diantaranya, 52 Pos Pengamanan di titik-titik rawan, 22 Pos Pelayanan bagi masyarakat, dan 14 Pos Terpadu.

Selama operasi ini, petugas akan mengawasi ketat sedikitnya 2.211 objek pengamanan yang meliputi pelabuhan, bandara, terminal, tempat wisata, pusat perbelanjaan, hingga lokasi pelaksanaan salat Idulfitri.

Kapolda juga menekankan pentingnya kewaspadaan mandiri bagi warga yang hendak melakukan perjalanan mudik. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan serta menjaga keselamatan selama di perjalanan.

Sebagai langkah preventif menekan angka kriminalitas, Polda Kaltim menawarkan fasilitas pengamanan bagi warga yang mudik. Personel gabungan akan mengintensifkan patroli rutin di daerah rawan dan pemukiman penduduk yang kosong.

“Bagi masyarakat yang ingin barang berharga maupun kendaraannya tetap aman saat mudik, silakan dititipkan di kantor polisi terdekat. Kami bersama TNI dan pemerintah daerah selalu siap membantu pengamanan masyarakat secara umum,” tegas Jenderal bintang dua tersebut.

Apel Gelar Pasukan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kaltim, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan personel gabungan yang siap mengawal kekhusyukan hari kemenangan di Bumi Etam.

Tinggalkan Balasan