Ombak Besar, Tanggul Pengaman Pantai Jilbab Rusak

Akibat gelombang pasang tanggul pengamanan pantai (break water) yang terbuat dari batu gajah.rusak dilokasi wisata pantai jilbab kecamatan susoh abdya.

ACEH ABDYA, Kamis (26/07/2018) suaraindonesia-news.com – Gelombang pasang yang terjadi sejak sepekan terakhir di kawasan Wisata Pantai Jilbab, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), telah mengakibatkan rusaknya tanggul pengamanan pantai (break water) yang terbuat dari batu gajah.

Keucik Gampong Keudai Susoh, Sabri mengatakan, gelombang pasang dengan ketinggian air mencapai 5 miter itu telah meruak pengamanan pantai yang terbuat dari batu gajah.

“Dalam beberapa hari kebelakang memang ada terjadi angin dan gelombang pasang, akan tetapi tidak merusak pengamanan pantai yang dibuat dengan batu gajah, namun hari ini batu gajah yang terbuat kokoh sudah berserak dan rusak sepanjang lebih kurang 50 meter,” sebut Sabri.

Dijelaskan Sabri, gelombang pasang dan angin kencang memang setiap tahunnya terjadi, puluhan pondok serta lokasi wisata pesisir pantai daerah itu ikut rusak yang mengakibatkan kerugian yang diperkirakan puluhan juta rupiah.

“Kami atas nama masyarakat Gampong yang berada disepanjang pesisir pantai berharap perhatian Pemerintah Daerah untuk membangun pengamanan pemecah ombak supaya kawasan wisata bisa terjaga,” pinta Sabri.

Sementara itu, kepala BPBK Abdya diwakili Pj. Sekretaris Muhamad Samin menyebutkan, benar ada laporan dari warga yang diterima sekira pukul 08.00 wib,b ahwa adanya terjadi gelombang pasang dilokasi wisata pantai jilbab dan pantai bali.

Sebelum meluncur ke lokasi kejadian, lanjut Samin, pihaknya terlebih dahulu pihaknya melakukan koordinasi kepada pimpinan yaitu, wakil bupati.

“Sesuai dengan perintah pihaknya bersama staf dan personil TRC Tagana langsung menuju lokasi, dengan menurunkan alat berat mesin penyedot air,” sebutnya.

Ia berharap, agar warga  yang berdomisi dilokasi wisata, harus lebih berhatai-hati dan waspada terutama bagi anak-anak.

“Jangan sembarangan mandi dilaut untuk sementara ini,” pinta Samin.

Pantauan awak media ini, akibat terjangan ombak tersebut, sejumlah kantin wisata di tepi Pantai Jilbab di Desa Kedai Susoh dan Panjang Baru, Ujong Serangga, Desa Padang Baru dan Pantai Bali, Desa Ladang, rusak dan rubuh dihantam pecahan ombak yang naik sampai ke daratan. Bahkan, merendam sejumlah rumah warga.

Air laut naik ke darat dengan jarak antara 30 sampai 50 meter dari garis pantai dan masuk ke sejumlah rumah warga di kawasan pantai Desa Palak Kerambil dan Panjang Baru. Namun belum ada warga yang mengungsi.

Reporter : Nazli.Md
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here