Oknum Polisi Polres Langsa Terjadi Baku Hantam Di Gedubang

×

Oknum Polisi Polres Langsa Terjadi Baku Hantam Di Gedubang

Sebarkan artikel ini
f05b6454595769a373623a2f3da77e1e a
Ilustrasi

Langsa-Aceh, Suara Indonesia-News.Com – Diduga timbulnya selisih paham akibat saling tatapan mata, oknum Polisi Polres Langsa, berinisial Bripka FR yang bertugas di Polsek Kota, terlibat baku hantam dengan Suheri (44). warga Lorong Bahagia, Gampong Geudubang Jawa, di Kecamatan Langsa Baro, Kamis sore (14/05/2015).

Akibat kejadian tersebut, warga yang berprofesi sebagai tukang bangunan pencetak batako tersebut mengalami ‎kritis dengan luka disekujur tubuh akibat terkena tikaman benda tajam (sangkur) milik oknum polisi tersebut dan langsung mendapat bantuan warga melarikan korban dengan menggunakan becak motor ke IGD RSUD Langsa.

Padahal, tempat tinggal mereka, hanya terpaut berapa puluh meter saja. Beruntung saat perkelahian terjadi, warga sekitar langsung datang dan memisahkan keduanya.

‎Suheri yang memiliki anak tiga dan telah pisah dengan istrinya, selama ini menempati di sebuah gubuk milik usaha percetakan batako itu.

Perkelahian itu yang diduga tidak berimbang karena oknum Polisi menggunakan senjata tajam (sajam) jenis sangkur, sedangkan korban tidak menggunakan benda apapun alias bertangan kosong.

Informasi yang diterima wartawan, korban mengalami luka sayatan di antara kepala dan dahi sebelah kiri ada tujuh jahitan luka, persisnya dibagian samping perut kiri sekitar 5 cm dan mengeluarkan sepercik lemak perut.

Selanjutnya luka tusukan di paha kiri sekitar 5 cm, dan luka sayatan di lengan kanan sekitar pergelangan nadi panjang 10 cm. Korban setelah mendapat penanganan darurat di IGD, kemudian korban dibawa ke ruang operasi RSUD Langsa.

Pasca kejadian keluarga dan warga tampak ramai mendampingi korban Suheri di RSUD, termasuk Kapolres Langsa, AKBP Sunarya SIk, didampingi Waka Polres, Kompol Hadi Saepul Rahman SIK, Kabag Ops, AKP Jatmiko, dan sejumlah anggota Polres lainnya datang melihat kondisi korban.

Sementara itu, ‎Kapolres Langsa, AKBP Sunarya SIK didampingi Wakapolres, Kompol. Hadi Saepul Rahman, SIK, kepada wartawan, mengatakan kasus tersebut sedang dalam penanganan pihaknya. Sementara oknum polisi Bripka FR, malam kemarin sudah diamankan di Mapolres Langsa, termasuk barang bukti (BB) sangkur milik oknum Polisi dimaksud.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan masalah keributan tersebut, karena saat ini sedang mengambil keterangan dari sejumlah saksi yang melihat kejadian itu dan mengumpulkan bukti lainnya. Begitu juga Bripka FR sedang menjalani pemeriksaan tim penyidik. Dari keterangan awal Bripka FR, dia membela diri dari serangan korban.

Namun demikian, oknum Polisi Bripka FR bersalah diduga karena menggunakan senjata tajam. Sementara korban Suheri, belum bisa dimintai keterangan disebabkan masih dirawat intensif di RSUD Langsa, akibat luka tusukan sangkur tersebut.

Kapolres menegaskan, t‎idak akan menutup-nutupi kasus ini, jika memang terindikasi anak buahnya salah, maka tetap diproses sesuai hukum. “Kita tunggu saja hasil penyelidikan selanjutnya, apalagi ini korban belum bisa kita ambil keterangannya,” sebut Kapolres.(Rusdi).