Oknum Guru Ngaji di Sumenep Diduga Perkosa Santriwati hingga Hamil

oleh -951 views
Foto: Ilustrasi pelaku pemerkosaan (Istimewa)

SUMENEP, Sabtu (07/01/2023) suaraindonesia-news.com – Oknum guru ngaji berinisial AW di Kecamatan Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap santrinya, inisial N.

Inisial N diketahui masih berusia di bawah umur. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kapolsek Kecamatan Masalembu, Ahmad Budi Santoso, oknum guru ngaji cabul itu telah memerkosa N sebanyak tiga kali.

“Menurut perincian kronologi yang disampaikan N. Sejak duduk di bangku kelas empat hingga kelas enam Sekolah Dasar (SD), N telah diperkosa oknum guru ngaji di Kecamatan Masalembu sebanyak tiga kali. Terakhir dilakukan pada September 2022,” ungkapnya, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (07/12/2023).

“Korban mengalami trauma, dan sedang dalam pengamanan di rumah anggota kepolisian,” imbuh Budi.

Nasib malang yang menimpa N ini dilaporkan oleh warga setempat pada Polsek Kecamatan Masalembu, Kamis (06/01/2023).

Tak tinggal diam, Polsek Kecamatan Masalembu akan melimpahkan kasus yang mengorbankan martabat anak berusia 12 tahun ini pada PPA Polres Sumenep.

“Kami mengupayakan melimpahkan kasus ini pada PPA Polres Sumenep. Laporannya telah kami terima,” jelas Budi.

Selain itu, Budi mengaku telah melakukan tindakan visum terhadap tubuh korban melalui Puskesmas Kecamatan Masalembu.

Meski belum mendapatkan laporan secara mendalam hingga saat ini, pihaknya akan menanyakan kembali pada Puskesmas setempat terkait hasil visum pada Senin (09/02/2023) besok.

“Sudah divisum, korban juga dalam kondisi hamil muda,” bebernya.

Terpisah, warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jailani (40) mengatakan, N memang salah satu murid binaan guru ngaji inisial AW.

Sebab itu, tindak pemerkosaan yang dilakukan AW pada muridnya sendiri membuat Jailani geram.

“Saya yang mendampingi keluarganya melapor ke polisi,” ungkap Jailani pada suaraindonesianews-com.

Reporter : Muhammad Iqbal
Editor: Wakid Maulana
Publisher: Nurul Anam

Tinggalkan Balasan