Nitizen Sayangkan Pelayanan RSUD dr Haryoto

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang

LUMAJANG, Sabtu (8/6/2019) suaraindonesia-news.com – Keluhan layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang, di media sosial RSID dr Haryoto Lumajang, ternyata mendapatkan tanggapan serius dari para nitizen, diantaranya komemtar dari pemilik akun atas nama Romli Al-Husni Haq, yang menuliskan bahwa untuk yang point 2 itu kejebak macetnya jam berapa ya ? Saya tanggal 5 juni kebetulan perjalanan dari Sidoarjo ke Lumajang, via tol, start jam 11.30 wib sampai tujuan (Desa Pulo, Tempeh) jam 14.00 wib, Alhamdulillah tidak kejebak macet perjalanan lancar.

Ada juga pernyataan dari pemilik akun atas nama Raya Hero, yang menuliskan : Tidak elok sebuah rumah sakit membikin pembenaran seperti ini… Lebih baik jadikan semua kritik dan saran untuk menjadikan pelayanan yang lebih baik.

Hal yang sama diutarakan pemilik akun atas nama Pabela, yang berisikan : Di mana-mana pasti macet apalagi saat lebaran. Dan antara Klakah Leces semua orang tahu kalau itu jalur macet. Seorang dokter seharusnya kan tahu. Kalau merasa punya tanggung jawab sebagai seorang dokter seharusnya tahu apa yang dia lakukan dalam kondisi jalan macet. Misalkan berangkat lebih awal. Maaf ini koreksi bukan membuly.

Erna Wati, yang juga ikut berkomentar pada akun RSUD dr Haryoto Lumajang, menuliskan jika pada Rabu tanggal 5 bertepatan dengan hari raya, Saya lewat sekitar jam 11 siang jalan lancar malah cenderung sepi. Yg macet di Leces itu hari Kamis tanggal 6 Yang perlu di pertanyakan si dokter lewat Leces bagian mana? Jadi kalo memang mudik katakan aja mudik. Terus minta maaf ke pasien.

Pada akun Rizky New juga menuliskan bahwa dirinya mau tanya yang point ke 2, Leces ke Surabaya, sama Leces ke Lumajang jauhan mana? Dan masalah macet jalan kayaknya lumayan lancar karena tidak ada muatan berat yang beroperasi (info teman yang lewat Leces). Dan masalah dokter ada alasan libur nasional tetap harus profesional di bidangnya, karena itu tuntutan kerja apa lagi sudah ada ucap janji tanggal yang jelas dan satu lagi coba posisi anda ada di mereka entah itu anak anda pasti akan sama.

Mochammad Verry Julianto, menuliskan, bahwa biar Allah yang tau asli atau hoax itu alasan no.2,,,
Kalau tipu sesama manusia ok la,, ingaaatt anda tidak bisa menipu Allah SWT….sepandai pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga,,, sepintar pintar menutupi masalah., Suatu saat pasti akan tercium (terbongkar)…tinggal tunggu waktu…Gusti allah botenn saree….

Cak Yon, pemilik akun ini juga berkeluh terkait point 2 klarifikasi pihak manajemen RSUD dr Haryoto Lumajang, Alasan no. 2 dalam konsep profesional “MACET” tidak bisa dijadikan alasan, petugas profesional akan terus mencari solusi, dari spesialis yang melekat pada dirinya adalah sebuah simbol kecerdasan, sangat disayangkan karena macet tidak bisa cari solusi, naik OJEK online kan bisa, dan saya pikir tidak perlu alergi meski dr spesialis jika naik motor…Komen saya adalah komen bertanggung jawab, saya siap audensi dengan pihak rumah sakit dan dokter yang bersangkutan. Sekali lagi Alasan nomor 2 harap di evaluasi lagi.

Pemilik akun Arif Arif membuat tulisan yang sama terhadap hasil klarifikasi manajemen RSUD dr Haryoto Lumajang, bahwa jarak lebih jauh macet mana Leces – Lumajang dengan Leces – Surabaya.. Alasan yang tidak masuk akal…
Semoga hal sperti ini tidak terjadi kepada keluarga anda… Karma berlaku.

“Yon Sukarno” : Arif Arif betul alasan dak masuk akal, memang mulai dulu pelayanan di RSU Lumajang kurang memuaskan terutama para suster dan juru rawatnya rata2 judez.

“Muhammad Dafid Mubarok” : judes mah mendingan bro keliatan kayak kerja ,, ayah saya dulu lagi sesak, malah becanda,, guyon antara perawat bapak2 sama mbak2 baju putih yang menurut saya gak penting di omongin pas lagi bertugas gitu apalagi pasien di depan lagi banyak .. pasien sakit , keluarga resah , petugasnya ketawa2 ..

Ada lagi pemilik akun Dhany Oyie Inadd : untuk masukan aja. Dulu rekan kerja saya juga di rawat di sini. Dan sudah meninggal tepat jam 2 malam. Dan masukkannya adalah, supaya tiap jaga malam, yang jaga harus stanby di tempat jaga masing2. Jangan malah tidur berjamaah. Waktu pasien mencari bantuan agar segera datang. Bukan malah pasien mencari2 perawat yang tidur. Soalnya dulu saya menemani rekan saya. Malah saya sampai mencari perawat di ruangan lain. Hingga mungkin terlambat di tangani dan beliau meninggal. Saya cuma mengingatkan agar kualitas pelayanan dibagusin. Sesuai SOP juga. Mohon maaf jika salah kata. Saya ngasih masukan agar RSUD Dr Haryoto tambah SAE.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here