Ngopi Bareng Bupati, Petani Harus Cerdas

oleh -55 views

Ngopi Bareng Bupati, Petani Harus Cerdas

Sumenep, suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si melakukan pertemuan langsung dengan para pengurus kelompok tani dan gabungan Kelompok Tani yang ada di Desa dan Kecamatan di Kabupaten Sumenep. Untuk tahap pertama yang dilaksanakan di Kecamatan Bluto, yakni bersama 3 Kecamatan lainnya, Saronggi, Pragaan dan Kecamatan Gili Genting. Selanjutnya, dilaksanakan di sejumlah tempat di eks karesidenan di Sumenep.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Ngobrol Pintar (Ngopi) Bareng Bupati Sumenep bersama Gapoktan dan Kelompok Tani tersebut pertama kali dilaksanakan di UPT Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Bluto, Selasa (04/06). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekdakab Sumenep, H. Hadi Soetarto, M.Si dan sejumlah Pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Pada kesempatan tersebut Bupati menerima langsung keluhan, kritik dan masukan dari para kelompok tani guna pengembangan produksi pertanian di Kabupaten Sumenep. Sebab, lahan pertanian di Kabupaten Sumenep sangat luas dan sekitar 60% penduduknya adalah petani.

“petani harus terus semangat  dan selalu melakukan silaturahmi batin untuk menyamakan persepsi, dan tidak hanya berkumpul. Namun bagaimana berpikir panjang kedepan untuk menghasilkan produk pertanian dalam memperkuat perekonomian masyarakat petani itu sendiri.”ujar Bupati.

Karena itu tegas Bupati petani harus merubah paradigma yang selama ini  salah. Misalnya yang selalu diibaratkan “ atani atana’, adagang adaging” yang seharusnya dirubah menjadi “atani sogi “ (bertani kaya). Untuk itu petani sangat membutuhkan sentuhan teknologi dengan peningkatan sumber daya manusia.

Disamping itu yang tidak kalah pentingnya pula menurut Bupati perlu penguatan kelembagaan kelompok tani yang ada. Sebab, jika tidak diimbangi dengan penguatan kelembagaan berapapun dana bantuan yang turun kepada kelompok tani tidak akan banyak memberikan perubahan pada peningkatan perekonomian masyarakat petani.

Karena itu Bupati juga merespon adanya usulan dari salah seorang pengurus Gapoktan dari Kecamatan Pragaan yang menginginkan adanya Unit Pengelola Keuangan (UPK) agar bantuan yang diberikan kepada petani bisa terus berkembang dan dikelola dengan managemen yang baik, sera tingkat pengawasannya lebih terkontrol dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di UPT da Kecamatan setempat.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Haryanto, M.Si menjelaskan melalui kegiatan Ngobrol Pintar (Ngopi) Bareng Bupati dengan Petani akan lebih memberikan semangat para petani untuk lebih baik dalam bertani sehingga mampu meningkatkan perekonomian mereka.

“disamping itu Bupati lebih mengetahui perkembangan pertanian di Sumenep, diharapkan para petani akan lebih semangat berkerja keras dan berpikir cerdas.”tambahnya.

Reporter : ren

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *