Nenek Penjual Pecel Di Kota Probolinggo Kembali Sumbangkan Tabungannya Untuk Penanganan Covid-19

oleh -75 views
Foto : Nenek Sunarsih, penjual nasi pecel saat menyerahkan sumbangan berupa tabungannya kepada Pemkot Probolinggo untuk penanganan Covid-19, yang diterima langsung oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin diruang lobi Pemkot Probolinggo. Senin (9/8) siang.

PROBOLINGGO, Senin (9/8/2021) suaraindonesia-news.com – Karena rasa keprihatinannya melihat pandemi covid-19 yang tak kunjung berhenti, nenek Sunarsih (59) warga Blok Sampeni Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan ,Kota Probolinggo yang kesehariannya jualan nasi pecel di area Pasar Wonoasih kembali menyumbangkan tabungannya untuk penanganan covid-19 yang tak kunjung usai.

Nenek Sunarsih, Senin (9/8) siang mendatangi Kantor Wali Kota Probolinggo untuk menyumbangkan uang hasil tabungannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo guna penanganan covid-19.

Kedatangan nenek Sunarsih di Kantor Wali Kota siang itu diterima langsung oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin diruang lobi. Ribuan keping uang koin nominal seribuan, hasil tabungan setiap hari dari jualan nasi pecel di area Pasar Wonoasih yang dikumpulkan selama satu tahun dengan jumlah Rp.1.250.000,- (satu juta dua ratus limapuluh ribu rupiah) itu diserahkan kepada Wali Kota untuk penanganan covid-19. Nenek Sunarsih pun berharap uang tabungan yang disumbangkan ini bisa bermanfaat bagi warga yang terdampak Covid-19.

“Mudah-mudahan uang ini bisa bermanfaat untuk warga yang terdampak Covid-19, dan semoga covid-19 segera sirna dari negeri ini,” ujarnya.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin selaku Ketua Satgas Covid-19 di Kota Probolinggo sangat mengapresiasi kepedulian nenek Sunarsih.

“Nenek Sunarsih ini mengetahui perkembangan penyebaran Covid-19 yang tak kunjung henti hatinya tergugah, sehingga dia kembali sumbangkan tabungannya untuk penanganan covid-19,” ujar Wali Kota yang lebih akrab disapa dengan sebutan Habib Hadi ini.

“Semoga kebaikan nenek Sunarsih untuk membantu sesama, untuk bersama mengatasi wabah Covid-19 ini bisa menjadi contoh dan bisa memotivasi masyarakat lainnya,” harap orang nomor satu di kota Probolinggo ini.

Satu tahun lalu, tepatnya pada April 2020, nenek Sunarsih juga menyumbangkan tabungannya sebesar Rp. 3 juta yang dikumpulkan setiap hari yang disisihkan dari jualan nasi pecel. Tabungan yang direncanakan untuk sangu umroh itu disumbangkan ke Pemkot Probolinggo untuk membantu penanganan Covid-19.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *