Nekat Mudik, Dikarantina 14 Hari Pakai Biaya Sendiri

oleh -86 views
Bupati Lumajang saat mengecek lokasi karantina pemudik.

LUMAJANG, Senin (6/4/2020) suaraindonesia-news.com – Warga yang nekat mudik ke kampung halaman di wilayah Kabupaten Lumajang, akan di karantina selama 14 hari dengan menggunakan biaya sendiri.

Hal ini lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang untuk upaya memutus rantai penyebaran Corona Virus Desease 19 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Lumajang ini.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq juga menyampaikan pada saat meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat karantina di Sekolah Unggulan Terpadu (SUT) Lumajang, bahwa kebijakan ini diambil untuk membatasi penyebaran virus corona di Kabupaten Lumajang.

“Kami menyiapkan lokasi di SUT sebagai tempat karantina dengan penjagaan aparat gabungan,” ungkap Bupati.

Prinsipnya, Bupati Lumajang mengimbau kepada masyarakat yang asli dari kota Lumajang, diharapkan untuk tidak mudik, tetap stay di tempatnya masing-masing karena saat ini, kata Bupati, pihaknya sedang konsentrasi menyelesaikan problem corona di Lumajang.

“Apabila mereka terpaksa pulang ke Lumajang, ya kami siapkan tempat karantina,” jelas Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan bahwa warga yang nekat mudik nantinya akan dikarantina selama 14 hari dengan penjagaan TNI, Polri dan Satpol PP, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Karantina nya 14 hari dan berbiaya sendiri,” ujar Wabup.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar menerangkan jika jajaran Polres Lumajang bersama TNI dan Satpol PP akan melakukan penjagaan di setiap perbatasan. Nantinya perantau yang hendak mudik di Lumajang akan diantarkan menuju lokasi karantina selama 14 hari sebelum diijinkan pulang ke rumahnya masing-masing.

“Pasti kita lakukan pembatasan, penjagaan di perbatasan-perbatasan, berkerja sama dengan TNI, Polri lengkap, kita lakukan pembatasan dan dikarantina selama 14 hari dan selama masa karantina tidak bisa bertemu dengan orang lain,” tegas Kapolres.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *