Nasehat Mendagri Di Hari HUT Ke-60 Provinsi Jambi dan NKRI: Masa Pensiun Tenang Hidup Lebih Senang

Reporter: Inro

Jambi, Minggu (08/01/2016) suaraindonesia-news.com – Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo menghadiri HUT Ke-60 Provinsi Jambi, turut mendampingi Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli, Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston Jumat (06/01) Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Dikatakan Cahyo Kumolo, Bangsa Indonesia saat ini menghadapi tiga ancaman besar, Pertama,  Radikalisme, Kedua,  terorisme, ketiga, Narkoba serta Korupsi.

Ini  disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam pidatonya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka HUT Provinsi Jambi ke 60 hari ini.

Dijelaskannya, bentuk radikalisme dan terorisme tidak boleh dianggap remeh, karena kedua hal itu saat ini menjadi ancaman yang nyata.

“Indonesia  Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan UUD 1945 menjadi prinsip yang harus ditegakkan. Selain itu, perang terhadap narkoba,”ujarnya.

Juga harus digaungkan dan dilakukan karena semakin hari, narkoba semakin mudah masuk ke Indonesia melalui negara tetangga.

“Bahaya yang ketiga adalah Korupsi. Selama tahun 2016, banyak kasus yang diungkap oleh KPK yang melibatkan pejabat baik aparatur pemerintah maupun dari anggota dewan. Termasuk yang tertangkap OTT. Saya minta seluruh aparatur Negara untuk menghindari zona rawan korupsi yaitu pada perencanaan anggaran, dana hibah atau bantuan social (bansos), retribusi dan pajak serta pelicin atau upeti,”katanya.

Diperlukan kerjasama dan peran seluruh pihak, baik pemerintah, aparat maupun masyarakat untuk memerangi ketiga ancaman tersebut.

Terkait ulang tahun Provinsi Jambi, Mendagri berharap peringatan ulang tahun tersebut menjadi momentum untuk memacu aparatur pemerintah, tokoh masyarakat dan masyarakat Jambi untuk melakukan percepatan proses pembangunan  guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, berbagai program maupun kebijakan yang dikeluarkan  pemerintah di daerah harus diselaraskan dengan program pemerintah pusat yang termaktub dalam Nawacita.

Ditambahkan  Zumi Zola Zulkifli dalam sambutannya, menegaskan Provinsi Jambi siap bersaing disegala bidang dengan memaksimalkan segala asset yang dimiliki provinsi jambi. Kondisi riil dan factual akan nampak pada wajah pembangunan 5 tahun mendatang.

“Memasuki usia 60 tahun ,provinsi Jambi terus melakukan pembangunan yang difokuskan pada program pro rakyat.  Melalui visi Jambi tuntas 2021 berbagai program difokuskan pada  program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, “ kata.

Prioritas dalam visi pembangunan diantaranya pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan dan pendidikan serta meningkatkan pendapatan daerah, salah satunya melalui sektor pariwisata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here