Musnahkan Barang Bukti, Polda Kaltim Larutkan Sabu Seberat 25 Kilogram Ke Dalam Air

oleh -1.083 views
Pemusnahan barang bukti sabu-sabu seberat 25 kilogram oleh Ditresnarkoba Polda Kaltim, Selasa, (25/5/2021).

BALIKPAPAN, Selasa (25/5/2021) suaraindonesia-news.com – Polda Kalimantan Timur kembali melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram dengan cara dilarutkan kedalam air, pemusnahan dilakukan di Mapolda Kaltim, Selasa (25/5/2021).

Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo Chairul menjelaskan, sabu yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan dari tiga tersangka kurir yang ditangkap jajarannya pada Sabtu, (8/5/2021) lalu di sebuah dermaga kapal nelayan dikawasan Jalan Mulawarman, Manggar, Balikpapan Timur.

Ketiga kurir tersebut kedapatan membawa sabu seberat 25 Kg yang dibawanya dari Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ke Kota Balikpapan dengan menggunakan perahu motor.

Ketiga kurir yang telah ditetapkan tersangka tersebut masing-masing berinisial LO AM (45) motoris, LO SL (48) ABK dan S (23) ABK.

“Pemusnahan ini sebagai tindak lanjut dari rangkaian press rilis yang sebelumnya dilakukan pada Selasa, (11/05/2021) lalu. Terhadap penetapan dari Kejaksaan, kita diwajibkan melakukan pemusnahan barang bukti sabu ini,” ujar Kombes Rickynaldo.

Rickynaldo menjelaskan, kronoligis pengungkapan kasus peredaran barang haram tersebut berawal dari penangkapan tiga tersangka tersebut.

“Tersangka kemudian mengaku sabu tersebut diperoleh dari Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara atas suruhan bosnya yang ada di Kabupaten Pare-pare Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Rencananya, kata Rickynaldo, sabu seberat 25 kg tersebut akan dibagi menjadi dua bagian, 12 Kg akan diturunkan di Kota Balikpapan dan akan dibawa menuju Kota Samarinda, sedangkan 13 kg lagi akan di bawa ke Pare-pare.

“Sekitar 10 menit setelah penangkapan tiga tersangka, kemudian diamankan lagi 2 tersangka lainnya berinisial AAT dan RAA di jembatan Manggar yang bertugas mejemput sabu seberat 12 kg tersebut dari LO AM dkk untuk dibawa ke Samarinda. Sehingga total yang kita amankan ada lima tersangka,” bebernya.

Kelima tersangka terancam pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun dan maksimal seumur hidup.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *