Musim Kemarau Tahun 2022, BPBD Sumenep Imbau Masyarakat Pahami Jenis dan Dampak Bencana

oleh -107 views
Foto: Aktifitas pengguna jalan saat melintasi Kantor BPBD Kabupaten Sumenep yang berlokasi di Jalan Raung, Desa Pabian, Kecamatan Kota. (Ari/SI)

SUMENEP, Jumat (02/09/2022) suaraindonesia-news.com – Menghadapi musim kemarau tahun ini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ikhtiar untuk mencegah kekeringan panjang.

Pihaknya jug mengimbau kepada masyarakat untuk lebih menghemat air, tidak menebang pohon dan mewaspadai adanya kebakaran hutan akibat suhu panas.

“Maka masyarakat harus lebih banyak menghemat air di musim kemarau ini. Daripada menebang, lebih baik menanam lebih banyak pohon dan waspada terhadap kebakaran,” kata Kepala BPBD Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi pada Suara Indonesia, Jumat (02/09).

Disamping itu, pihaknya mengaku jika BPBD Kabupaten Sumenep sering melakukan penanganan bencana alam dengan cara edukasi mitigasi bencana melalui dua program penanganan.

Pertama dengan adanya program Desa Tangguh Bencana (Destana) dua Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lembaga pendidikan.

Wahyu menyampaikan, adanya penanggulangan bencana bersama Destana dilakukan melalui sejumlah pelatihan kesiapsiagaan bencana.

Dimana, masyarakat nantinya akan membuat dokumen kesiapsiagaan bencana, membuat peta rawan bencana, serta melakukan latihan atau tindakan awal saat terjadi bencana alam di dekatnya.

“Program Satuan Pendidikan Keselamatan Bencana (SPAB) untuk siswa di lingkungan sekolah juga mendidik mereka tentang jenis-jenis bencana alam dan cara pencegahannya,” kata Wahyu.

Dengan kata lain, lanjutnya, penanggulangan bencana yang bersifat pentahelik membutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat, sehingga mengurangi resiko terjadinya bencana alam.

Penulis : Ari
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan