Murtono: DKP Kota Bogor Pantas Menggunakan Metode Drip Irrigation

oleh
Taman ditengah pasar kebon kembang Kota Bogor

Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Pasca penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Kebersihan dan Pertaman (DKP) Kota Bogor bikin taman ditengah-tengah pasar kebon kembang Jalan Dewi Sartika Kota Bogor.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor Irwan Riyanto ketika ditemui awak suara indonesia diruang kerjannya beberapa hari yang lalu mengatakan, Sebagai Kepala Dinas yang membidangi pertamanan tentu harus melaksanakan program Yang direncanakan oleh walikota Bogor, salah satunya program Walikota Bogor adalah memperindah Kota Bogor dengan menanam pepohonan dan merawat,  ujarnya.

Adapun Taman yang berada ditengah-tengah pasar kebon kembang kata Irwan,jenis tanaman yang ditanam adalah pohon pucuk merah yang juga berfungsi sebagai pagar.

“kami menanam pohon pucuk merah sekitar tujuh ratus (700) pohon.”Ujarnya.

Irwan juga menambahkan Ditanamnya jenis pohon pucuk merah ditengah-tengah pasar, selain untuk memperindah pemandangan, jenis pohon pucuk merah juga bisa berfungsi sebagai pagar.

Sementara untuk dana penanaman pohon pucuk merah ini diambil dari CSR dan untuk perawatannya diserahkan kepada pihak pasar termasuk Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya PD PPJ dan PT Propindo Mulya Utama (PT PMU) yang juga bahagian dari CSR tuturnya.

Berkaitan dengan biaya perawatan taman di Kota Bogor pada musim kemarau ini tutur Irwan,sudah pasti ada peningkatan.

Peningkatan perawatan ini hampir 50%,”sebab kita harus menambah volume penyiraman tanaman yang otomatis Kubikasi air akan bertambah dan juga akan menambahan biaya Transportasi ungkapnya.

Sementara Murtono salah satu Direktur perusahaan yang membidangi pipanisasi dan tekhnologi penyiraman taman mengatakan, salah satu tehknologi penyiraman taman menggunakan metode irigasi tetes (drip irrigation).

Ditambahkan Sukartono Metode drip irrigation ini menggunakan perangkat sumber air, pompa, selang/pipa2 dan nozel (pengaturan debit tetesan).

Adapun keuntungan Metode drip irrigation ini dapat menghemat air dan juga bisa langsung mengenai objek yang akan diairi pada waktu yang diinginkan.

“saya melihat dengan dioptimalkannya taman dan tanaman lainnya oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor maka Metode penyiramannya sudah pantas dengan metode drip irrigation,”pungkasnya. (Iran G Hasibuan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *