Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPendidikan

Murid TK Mutiara Ilmu Belajar Diteras Rumah dan Ruang Tamu, Tapi Pintar Membaca

Avatar of admin
×

Murid TK Mutiara Ilmu Belajar Diteras Rumah dan Ruang Tamu, Tapi Pintar Membaca

Sebarkan artikel ini
IMG 20250520 202851
FOTO : Murid TK Mutiara Ilmu Kelurahan Polagan, belajar diteras rumah dan ruang tamu tapi sudah pintar membaca. (FT/Nor/SI)

SAMPANG, Selasa (20/5) suaraindonesia-news.com – Luar biasa. Kalimat itu pas diberikan pada TK Mutiara Ilmu yang berada di Jl Mangkubumi Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, tidak punya gedung sekolah dan belajar di teras rumah serta ruang tamu, tapi muridnya pintar membaca.

Keterangan Kepala TK Mutiara Ilmu Nafilah, dari 25 muridnya ada 6 murid sudah pintar membaca. Murid yang pintar membaca atas nama Putri, Bagas, Ana, Zahra, Ira dan Ica, semuanya murid TK kelompok B. Dari 25 muridnya dibagi dua kelompok yaitu kelompok A dan B.

“Kelompok A belajar di teras rumah dan kelompok B belajar di ruang tamu,” jelasnya.

“Kebetulan rumah ini milik orang tua saya. Sehingga, tidak ada masalah ruang teras dan ruang tamu dijadikan tempat belajar anak TK setiap hari,” jelas Kepala TK Mutiara Ilmu, Nafilah.

Dijelaskannya, pertama buka TK Mutiara Ilmu muridnya hanya 5 anak. Berkat ketekunan, setiap tahun bertambah dan sampai saat ini berjumlah 25 siswa dengan jumlah guru ada 3 orang. Semua tenaga honorer.

Baca Juga :  Tekan Angka Kekerasan, Polres Pamekasan Launching Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak

Menariknya, TK Mutiara Ilmu juga mempunyai PAUD Mutiara Ilmu yang muridnya berjumlah 35 anak. Gedung sekolahnya satu lokal berada di halaman rumah yang dijadikan tempat belajar murid TK. Pembangunan gedung PAUD Mutiara Ilmu dengan biaya peribadi.

“Lembaga PAUD Mutiara Ilmu dan TK Mutiara Ilmu berada dinaungan Yayasan Almunafiah Mustofa. Pertama berdiri lembaga PAUD Mutiara Ilmu Tahun 2017 dan TK Mutiara Ilmu berdiri Tahun 2023,” ungkapnya.

“Tujuannya membentuk anak-anak yang cerdas, berkualitas dan berkembang sesuai dengan usianya. Semoga perjuangan ini menjadi amal jariyah yang bermanfaat bagi anak-anak generasi penerus Bangsa. Untuk itu, kami mohon perhatian dari Pemkab Sampang melalui Dinas Pendidikan Sampang,” pungkasnya.