Muncul Dugaan Rekrutmen PPK Aceh Utara Curang dan Sarat Penyelewengan

oleh -126 views
Foto: Ilustrasi (Ist/SI)

ACEH UTARA, Jumat (16/12/2022) suaraindonesia-news.com – Beberapa spekulasi menyebutkan seleksi atau rekrutmen Panitia Pelaksana Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Aceh Utara curang dan sarat penyelewengan. Meskipun, hasil pengumuman seleksi resmi diumumkan, Kamis (16/12/2022) kemarin.

Dugaan kecurangan pertama, ketika KIP Aceh Utara tidak mengumumkan hasil Computer Assisted Test (CAT). Sementara, untuk persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang ini, KIP Aceh Utara juga menggelar Test Interview (wawancara) pada tanggal 11 hingg 13 Desember 2022 kemarin sebanyak 405 peserta.

Pengumuman hasil seleksi test wawancara Nomor : 789/PP.04-Pu/1108/2022 dengan peserta sebanyak 10 orang per kecamatan.

Terdapat beberapa kejanggalan dalam penetapan hasil seleksi terkait, dimana pada salah satu kecamatan PPK terdapat para peserta yang pernah terlibat masalah dalam beberapa kasus yang pernah menyeret para peserta terkait. Hal itu perlu dipertanyakan kepada Panwascam selaku pengawas yang seharusnya melakukan evaluasi terhadap calon peserta.

Selainnya itu, rekrutmen PPK yang diselenggarakan KIP Aceh Utara diduga ada penyelewengan, dimana ada dugaan para peserta yang telah terlebih dahulu untuk diloloskan pada seleksi. Sumber informasi media ini menyebut, rekrutmen PPK di Aceh Utara berlaku surat keramat atau peserta titipan dari orang-orang tertentu.

Mengikuti serangkaian test, para peserta yang mengikuti test seleksi PPK Aceh Utara begitu optimis mengajukan diri dan menjalani prosedural. Ribuan bakal calon pelaksana pemilu tingkat kecamatan itu pun berjuang sepenuh hati.

Para peserta bersusah payah mendaftarkan diri pada situs resmi Siakba, membuat berkas permohonan, mengorbankan pikiran, harapan, waktu dan modal tentunya. Mereka juga terlihat menghabiskan banyak waktu mengikuti serangkaian test hingga tengah malam. Seiring pengumuman isu dugaan penyelewengan itu muncul.

Terkait dugaan ini, Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar belum bisa dihubungi wartawan guna konfirmasi isu tersebut. Namun, yang bersangkutan belum bisa di komunikasi dan telpon selularnya sedang di luar jangkauan.

Reporter : Efendi Noerdin
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan