Mulai 1 Oktober, Aceh Timur Efektif Terapkan Penegakan Prokes Covid-19

oleh -211 views
Foto : Rapat pembentukan Satgas Covid-19 dan Persiapan Pendisplinan Prokes.

ACEH TIMUR, Senin (26/09/2020) suaraindonesia-news.com – Penegakan hukum terkait penerapan Prokes (Protokol Kesehatan) mulai dilaksanakan pada 1 Oktober 2020.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin H.M. Thaib melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur M. Ikhsan Ahyat, SSTP, M.AP saat memimpin rapat Pembentukan Satgas Covid-19 dan Persiapan Pendisiplinan Protokol Kesehatan sesuai Peraturan Bupati Aceh Aceh Timur Nomor 32 Tahun 2020 pada Senin (28/09).

“Ada 2 (dua) agenda penting yang dibahas hari ini yaitu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Surat Gubernur Aceh tentang Satuan Tugas Covid-19 di daerah dan penegakan hukum protokol kesehatan di Wilayah Kabupaten Aceh Timur,” papar Sekda M. Ikhsan Ahyat, SSTP, MAP.

“Draft SK Bupati tentang Satgas kita bahas untuk segera kita tuntaskan dengan menyesuaikan struktur organisasi yang baru dan terkait Pendisiplinan diharapkan bidang penegakan melalui Kasatpol PP dan WH dapat menyiapkan jadwal dan personil yang dibutuhkan sehingga saat pelaksanaan 1 Oktober dapat berjalan dengan baik, ” ujar M.Ikhsan.

Sementara Ashadi, SE, MM, selaku Kalak BPBD Aceh Timur menyampaikan bahwa SE Mendagri tentang Satgas Covid-19 juga harus terbentuk di level Kecamatan dan Desa.

“SE Mendagri ini mengamanatkan bahwa Satgas Kecamatan juga ditetapkan melalui SK Bupati sedangkan Satgas Desa sehingga Dusun dikoordinasikan oleh Camat untuk pembentukan,” ujar Ashadi.

Dalam Satgas ini nantinya juga terbentuk Tim Ahli yang diisi oleh Direktur RSUZM Idi dan Direktur RSSAAS Peureulak serta dokter yang membidangi paru.

Sedangkan Juru bicara Satgas Covid-19 Aceh Timur Edi Gunawan mengatakan, Tim Ahli dalam Satgas akan memberikan kajian dan analisis terkait Covid-19 di Aceh Timur yang menjadi masukan bagi Ketua Satgas dalam pengambilan keputusan.

Kasatpol PP dan WH Aceh Timur T. Amran, SE, MM, dalam kesempatan yang sama juga menjelaskan kesiapan untuk upaya pendisiplinan.

“Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Kejari, Satpol PP & WH dan OPD teknis terkait perijinan siap pada hari “H” untuk melakukan penegakan protokol kesehatan dengan jumlah personil yang disepakati bersama pada hari ini,” ujar T. Amran yang akrab disapa Ampon itu.

Dengan ditetapkan SK Satgas Covid-19 Aceh Timur maka SK tentang Gugus Tugas Covid-19 Aceh Timur akan dicabut.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten III T. Riza Rizki, SH, M.Si, Kadis Perindustrian Zulbahri, SE, Kadis Perdagangan Iskandar, SH, Kadiskominfo Khairul Rijal, SE, Ak, M.Si, MBA dan Kadinkes Sahminan, SKM, M.Kes.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *