Suara Indonesia-News.Com, Langsa-Aceh – Anggota TNI Raider Batalyon 111 Tualang Cut, Aceh Tamiang, Praka. M. Andi Agam, tewas mengenaskan setelah sepeda motor jenis Honda Vario Tekno BL 3691 WS yang dikenderai korban disenggol mobil double cabin, Minggu, (22/3/15).
Kecelakaan tersebut terjadi tepatnya, di Jalan Negara Medan-Banda Aceh, di Gampong Alue Pineung, Langsa Timur, sekira pukul 09.00 WIB. Pasca kecelakaan, korban tewas usai mendapat penanganan medis di Puskesmas kecamatan setempat dan jasadnya langsung dipulangkan ke kesatuannya Batalyon Raider 111 Tualang Cut, Aceh Tamiang.
Informasi yang dihimpun Suara Indonesia dilokasi kejadian, kecelakaan tersebut terjadi berawal saat korban yang mengendarai sepmor seorang diri sedang melaju dari arah Aceh Tamiang menuju Kota Langsa.
Ketika hampir mencapai TKP, tiba-tiba keluar satu unit mobil Ford Double Cabin putih nomor polisi DA 9531 BL yang dikendarai oleh seorang pemuda dari lorong Buket Rata dan langsung menyeberangi jalan negara menuju toko alat bangunan di seberangnya untuk keperluan membeli semen.
Saat itu, korban yang mengendari sepmor tidak sempat lagi mengerem, sehingga berusaha mengelak ke kanan. Walaupun akhirnya usaha itu gagal dan langsung bersenggolan dengan bagian lampu depan samping kanan mobil hingga terpental keseberang jalan dan jatuh dalam parit jalan.
Pasca kejadian, warga yang melihat kecelakaan, langsung berlari ke TKP untuk memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas yang berjarak lebih kurang 50 meter dari lokasi kejadian. Namun, naas nyawa korban tidak dapat tertolong.
Selang beberapa menit pasca kecelakaan, lewat beberapa truck Reo TNI yang ditumpangi oleh puluhan anggota TNI. Kemudian, para anggota TNI melakukan pengecekan dan mengetahui bahwa yang menjadi korban adalah salah satu temannya.
Puluhan anggota TNI tersebut tiba-tiba berang dan meluapkan emosinya dengan merusak mobil double cabin putih penabrak korban yang masih berada di TKP hingga rusak. Namun, petugas kepolisian yang tiba di TKP bersama personil
TNI lainnya dapat mengendalikan situasi, dan puluhan personil TNI langsung meninggalkan TKP.
Sementara itu, Pasi Intel Batalyon Raider 111 Tualang Cut, Aceh Tamiang yang berada di TKP, Lettu. Chandra Gantina mengatakan, bahwa sebelum kejadian, korban baru keluar dari Batalyon mengendarai sepeda motor seorang diri dengan tujuan ke Kodim 0104 Aceh Timur.
“Ini hari minggu, dan korban yang baru siap latihan keluar dari Batalyon untuk pergi ke Kodim menggunakan sepmor seorang diri. Namun tiba di TKP, tiba-tiba dia menjadi korban kecelakaan hingga meninggal, kita sangat berduka atas musibah ini,” sebut Chandra.
Lanjutnya, menyangkut puluhan anggota TNI yang merusak mobil double cabin yang menabrak korban, menurutnya itu hanya luapan emosi anggota yang tidak siap menerima rekan mereka menjadi korban, dan atas kejadian itu pihaknya juga mohon maaf.(Rusdi Hanafiah).
