Pendidikan

Miris Melihat Dunia Pendidikan Di Kota Batu

81
×

Miris Melihat Dunia Pendidikan Di Kota Batu

Sebarkan artikel ini
Tampak rumah dinas guru SDN Ngaglik 3 yang nyaris hancur luput dari pantauan pemerintah
Tampak rumah dinas guru SDN Ngaglik 3 yang nyaris hancur luput dari pantauan pemerintah

Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Pemandangan mengenaskan dan memprihatinkan kondisi sekolah dasar di Kota Batu sangat berbalik dengan slogan kota wisata dengan segala gemerlapnya saat ini. Tepatnya pada sekolah SDN Ngaglik 3 Kota Batu.

Jika beberapa saat lalu SDN Ngaglik 3 ditemukan kamar mandi atau toilet yang tidak pernah terpakai meskipun baru saja dibangun ( DAK 2011 ), pintu jebol, lubang ada dimana mana, sebagian pintu ambrol, dan tampak sampah menumpuk dibeberapa sudut toilet.

Kini, hasil pantauan wartawan ini menemukan fakta yang tidak kalah mengejutkan, yaitu bangunan yang bisa dikatakan baru, yang posisinya tepat sebelah barat bangunan toilet memperlihatkan kondisi yang membahayakan untuk anak sekolah.

Kondisi membahayakan itu adalah terkelupasnya keramik lantai yang berlubang, retak dan pecah sebagian, pecahnya keramik itu sangat membahayakan untuk anak anak jika sampai terinjak ketika bermain didepan kelasnya.

Ruang kelas yang tampak baru itu juga memprihatinkan, kayu daun jendela tampak berlubang dan diduga menggunakan kayu bekas, tampak kondisi tersebut sama dengan kayu yang dipergunakan pada SDN Beji 2-3

Yang paling tidak sedap dipandang mata adalah rumah dinas guru, atap rumah sudah tidak bisa dikenali dan nyaris hilang tidak beratap.

Menurut sumber yang namanya tidak mau dikorankan mengatakan bahwa pihak sekolah ( SDN Ngaglik 3 ) tidak pernah mengajukan pembangunan dan perawatan bangunan tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Batu, alkhirnya sampai saat ini begitulah kondisinya, ” jelas sumber tadi.

Pihak sekolah yang tidak berkenan dengan kehadiran wartawan mengatakan, ” tidak benar jika kami belum ajukan kegiatan itu ke dinas, itu fitnah, dan untuk pembangunan toilet dan sebagainya kami tidak mau berkomentar, “jelas ibu berkerudung yang mengaku bernama Ibu Fendi, pungkasnya. (kurniawan.)