Minta Uang Pada Terdakwa Nasib Oknum Jaksa Diunjung Tanduk

Reporter: Ipul

Ternate Malut, Kamis (15/12/2016) suaraindonesia-news.com – Nasib oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut berinisial IY di ujung tanduk. itu menyusul pengakuan Santi, terdakwa kasus calo PNS di Morotai, bahwa oknum jaksa itu melakukan upaya pemerasan terhadap terdakwa. Santi mengakui tingkah buruk oknum jaksa tersebut saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ternate dua hari lalu.

“Dia minta saya uang Rp 50 juta. kalau berikan maka saya hanya dituntut 10 bulan. Tapi kalau tidak, maka saya akan dituntut 3 tahun. Uang itu katanya akan diberikan kepada Kajati, Wakajati, Kajari Ternate, Kasi Pidum Kejari Ternate dan IY,” beber Santi di depan hakim.

Menanggapi pengakuan Santi, Kajati Malut Deden Hayatul Firman akan mengambil langkah tegas terhadap IY.

“Pak Kajati baru tahu setelah diberitakan media massa. Tentu saja oknum jaksa itu akan diperiksa,” kata Kasi Penkum Kejati, Apris Lingua, Siang ttadi (15/12).

Jika IY terbukti, maka akan ditindak tegas berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Sayangnya pihak Kejati belum membocorkan hukuman apa yang akan dikenai oknum jaksa itu jika terbukti melakukan hal yang memalukan dan merendahkan institusi kejaksaan tersebut.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here